Breaking News

Yogurt Susu Kuda Liar

 Oleh : Medina Alia R

YOGURT pada umumnya adalah minuman fermentasi yang berasal dari susu yang teksturnya kental dan rasanya menjadi asam yang disebabkan karena adanya aktivitas bakteri Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus thermophillus.

Bakteri-bakteri tersebut mampu mengubah gula laktosa pada susu menjadi asam laktat sehingga susu mengalami penggumpalan dan terjadi perubahan rasa menjadi asam.

Kata yogurt sendiri berasal dari Bahasa Turki yaitu “jugurt” yang berarti “susu asam”. Yogurt ditemukan oleh masyarakat timur tengah yang hidup nomaden.

Mereka biasa membawa susu di wadah yang terbuat dari kulit binatang. Susu yang dibawa lama-kelamaan menjadi yogurt dengan sendirinya.

Hal ini disebabkan karena iklim timur tengah -dengan suhu rata-rata 40oC-merupakan iklim yang optimal untuk pertumbuhan bakteri Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan Streptococcus thermophillus.

Di negara-negara lainnya, produk yang serupa dengan yogurt ada banyak, di India ada produk fermentasi susu yang bernama dahi, di Armenia ada mazun, dan di Iran ada roba.

Salah satu jenis yogurt yang terkenal adalah Greek yogurt yang berasal dari Yunani. Greek yogurt dibuat dengan menyaring yogurt kemudian padatannya saja yang diambil.

Di timur tengah, terdapat produk susu fermentasi yang terbuat dari susu kuda yang bernama koumiss.

Produk ini dibuat dengan susu kuda liar dengan bantuan bakteri yang berbeda dari bakteri yogurt, bakteri-bakteri tersebut adalah Lactobacillus salivarius, Lactobacillus buchneri, dan Lactobacillus plantarum. Koumis memiliki rasa yang asam dan sedikit beralkohol.

Yogurt mengandung kandungan antara lain: energi, protein, lemak, karbohidrat, dan beberapa mineral seperti kalsium, natrium, dan fosfor. Selain itu yogurt juga memiliki vitamin yang cukup lengkap, vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D, asam folat, asam nikotinat, asam pantotenat, biotin, dan kolin.

Kandungan protein pada yogurt yang lebih mudah dicerna tubuh dan asam laktat dapat meningkatkan penyerapan mineral, sehingga yogurt baik dikonsumsi untuk anak yang memiliki gangguan pencernaan.

Yogurt memiliki manfaat untuk melawan pertumbuhan bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh, mereduksi kanker atau tumor di saluran pencernaan, mengurangi jumlah kolestrol dalam darah, menstimulasi sistem syaraf yang berhubungan dengan saluran pencernaan, dan menstimulasi pembuangan feses.
Umumnya susu yang digunakan dalam pembuatan yogurt adalah susu sapi.

Namun ternyata susu kuda juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan yogurt. Kandungan nutrisi susu kuda sangat berbeda dengan susu sapi. Warna susu kuda lebih putih daripada susu sapi.

Susu kuda liar memiliki rasa yang lebih manis daripada susu sapi, protein dan mineral yang lebih tinggi, namun memiliki lemak yang rendah daripada susu sapi.

Susu kuda memiliki kandungan vitamin C sebanyak 428 kali lipat daripada susu sapi. Berdasarkan karakteristik ini, susu kuda lebih cocok dikonsumsi daripada susu sapi.

Susu kuda memiliki karakteristik sensori yang berbeda dari susu sapi. Selain itu, susu kuda memiliki pH yang agak lebih tinggi dari susu sapi. Di Indonesia, daerah yang banyak menghasilkan susu kuda adalah daerah Sumbawa, namun produk yogurt yang terbuat dari susu kuda masih belum banyak beredar.

Susu kuda dapat membantu detoksifikasi tubuh, melambatkan penuaan sel, memiliki sifat anti-viral, anti-bakteri, dan anti-inflamasi, membantu penyembuhan migrain, dan membantu pengeluaran logam berat dari tubuh, meningkatkan imun, dan membantu absorpsi kalsium. Studi pada orang yang mengidap Alzheimer dan Crohn, kandungan asam lemak tak jenuh ganda pada susu kuda memiliki efek yang baik pada pertumbuhan sel otak dan syaraf.

Susu kuda mengandung asam orotat (vitamin B13), yang sangat jarang ditemukan pada makanan pada umumnya, vitamin ini berfungsi untuk mencegah penuaan sel dan penyakit sirosis. Di Italia, susu kuda digunakan sebagai pengganti susu untuk anak-anak yang alergi terhadap susu sapi.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Nuriyani pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa yogurt yang dibuat dari susu kuda liar memiliki rasa yang lebih manis daripada yogurt susu sapi.

Yogurt susu kuda liar memiliki laktoferin dan lisozim yang cukup tinggi, kedua komponen ini berguna sebagai antimikroba dan antiviral yang dapat bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh kita. Penampakan yogurt susu kuda lebih encer daripada yogurt susu sapi.

Cara membuat yogurt dari susu kuda liar adalah sebagai berikut, susu kuda liar dan gula sebanyak 10% (misalnya susu 500ml, maka gula 50gram) dipanaskan dengan api kecil selama 3 menit. Susu tidak boleh sampai mendidih karena dapat menyebabkan proses fermentasinya gagal.

Susu kemudian didinginkan sampai suhunya sama dengan suhu ruang. Starter yogurt dimasukkan ke dalam susu yang sudah dingin kemudian diaduk merata. Simpan susu di dalam wadah tertutup rapat dan biarkan pada suhu ruang selama 6-8 jam.

Suhu yang optimal untuk pembuatan yogurt sebesar 37-45oC, namun karena iklim Indonesia yang umumnya bersuhu 30oC, starter tetap bisa bekerja walaupun tidak optimal. Berubahnya susu menjadi yogurt ditandai rasanya yang menjadi asam.

Dikutip dari laman sayurbox.com, ternyata yogurt tidak hanya bisa dikonsumsi langsung. Yogurt dapat diolah menjadi bermacam-macam makanan. Yang pertama adalah es buah yogurt.

Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan yogurt dengan bermacam-macam buah potong seperti apel, pir, alpukat, dan semangka, dan nata de coco, kemudian tambahkan es batu dan air gula. Selain itu yogurt bisa dijadikan salad dressing pengganti mayonais.

Yogurt juga bisa dijadikan smoothie dengan memblender yogurt, stroberi, gula, es batu, dan air. Nah apakah anda tertarik membuat yogurt dari susu kuda?

Referensi :

http://blog.sayurbox.com/10-resep-olahan-yogurt/
Cagno, R. D., Tamborrino, A., Gallo, G., Leone, C., Angelis, M. D., Faccia, M., … Gobbetti, M. (2004). Uses of mares’ milk in manufacture of fermented milks.

International Dairy Journal, 14(9), 767–775. doi:10.1016/j.idairyj.2004.02.005
Chandan, R. C., Gandhi, A., & Shah, N. P. (2017). Yogurt. Yogurt in Health and Disease Prevention, 3–29. doi:10.1016/b978-0-12-805134-4.00001-8
Jastrzȩbska, E., Wadas, E., Daszkiewicz, T., Pietrzak-Fiećko, R. 2017. Nutritional value and health-promoting properties of mare's milk - A review. Open Access. Czech Journal of Animal Science
Nuriyani, dkk. 2014.

Karakteristik Yoghurt dan Kefir yang Diproduksi dari Susu Kuda. Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Agribisnis Peternakan untuk Akselerasi Pemenuhan Pangan Hewani (Seri II). ISBN-978-979-9204-98-1.

Penulis Adalah : Peneliti

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...