Breaking News

YARA Laporkan 2 Perusahaan Perkebunan di Singkil ke KPPU Sumut

YARA Laporkan 2 Perusahaan Perkebunan di Singkil ke KPPU Sumut

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, melaporkan PT. RPP dan PT. Al-Kautsar, perusahaan perkebunan yang tidak melaksanakan komitmen membangun kebun plasmanya ke KPPU Kantor Wilayah I Sumatera Utara.

Sebelumnya, kata safar, Pemerintah Kabupaten Singkil telah menyurati perusahaan perkebunan di wilayah setempat untuk melaksanakan kewajiban membangun kebun plasma sebagaimana telah di atur dalam peraturan perundang-undangan.

Kemudian, di tindaklanjuti dengan membuat pertemuan di Sumatera Utara antara Pemerintah Kabupaten, DPRK Aceh Singkil dengan lima belas perusahaan perkebunan yang ada di Aceh Singkil, juga di hadiri Kepala Perwakilan Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kabupaten setempat, Kaya Alim.

Di pertemuan itu, disepakati seluruh perusahaan perkebunan akan melaksanakan kewajibannya membangun 20 persen kebun plasma dari total areal HGUnya, dan komitmen itu di tuangkan dalam suatu kesepakatan yang di tandatangani bersama, ujarnya dalam siaran pers nya, Jumat (12/11/2021).

Dari seluruh perusaahaan perkebunan di Aceh Singkil, hanya dua perusahaan yang belum menandatangani kesepakatan tersebut, dan oleh karena itu, YARA melaporkan kedua perusahaan tersebut ke KPPU Kantor Wilayah I Sumatera Utara, sebutnya.

"Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17/2013, KPPU memiliki kewenangan untuk mengawasi dan menegakkan hukum atas pelaksanaan kemitraan antar pelaku usaha bisa dengan UMKM," katanya lagi.

Dijelaskannya,aporan dari YARA di terima oleh Rhandli Pratama Pasaribu, Investigator utama bidang Penegakan Hukum Kanwil I KPPU. |*|

Editor:
Sponsored:
Loading...