Breaking News

Bank Aceh

Wisata Manggrove Langsa.. ( 2- habis ) : Hanya AMAZING dan Bukti Menjadi Cerita

Wisata Manggrove Langsa.. ( 2- habis ) : Hanya AMAZING dan Bukti Menjadi Cerita

Catatan : Syafrul

BERITAMERDEKA.net - Pembangunan serta Penataan fasilitas secara apik nan unik, bahkan dapat dijadikan spot foto, menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pengunjung.

Demikian dengan kuliner yang dijajakan para pedagang. Sea food dengan berbagai olahan hingga kuliner khas kedaerahan semua tersedia.

Konsep itulah menjadikan tempat ini selalu ramai dikunjungi meskipun bukan hari libur. Setiap hari ada saja orang orang yang mengunjungi. Mereka datang dari berbagai tempat dan wilayah bahkan dari luar Aceh.

Viralnya ekowisata ini tidak terlepas dari liputan berbagai media. Bahkan para pengunjung mengekspose ke media sosial mereka masing masing. Sehingga hutan Manggrove sangat dikenal seantero Nusantara bahkan dunia.

*Salah satu sumber PAD kota Langsa*

Dibangun pada tahun 2013 sejumlah fasilitas di area hutan bakau tersebut. hingga kini kota Langsa menerima Pendapat Asli Daerah (PAD) dari tempat wisata itu, meski belum memadai dengan biaya yang di gelontorkan oleh pemerintah kota Langsa, namun secara pasti lambat laun tempat ini menjadi sumber anggaran daerah secara berkesinambungan.

"Tempat wisata ini menjadi sumber Pendapan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan," kata Kepala Bidang Parawisata DISPORA Kota Langsa, Aulia Syahputra, Selasa 7 April 2020 diruang kerjanya.

Lebih lanjut dikatakan, meski sekarang Hutan Manggrove ini dikelola pihak ketiga, namun penerimaan PAD juga nantinya akan diperuntukkan bagi masyarakat, pemerintah hanya mengelola.

Karena itu, diharapkan untuk menjaga kelestarian dan merawat seluruh fasilitas yang ada. Bukan hanya Pihak pengelola tapi bagi setiap wisatawan dan masyarakat sekitar.

"Hutan Manggrove itu adalah aset bersama, agar seluruh wisatawan dan masyarakat dapat menikmati keindahan alam, suasana dan banyak lagi kenikmatan secara psikologi yang dirasakan para pengunjung itu," ungkapnya menjelaskan.

Lebih lanjut di jelaskan, saat ini imbas dari Covid 19, seluruh objek wisata di kota Langsa termasuk Hutan Manggrove di tutup untuk batas waktu yang tidak ditentukan. "Seusai surat dari Kadispora nomor: 437/428/2020, tanggal 27 maret 2020, prihal, Penutupan sementara destinasi wisata kota Langsa, " tukasnya.

*Kunjungan ku*

Aku, terlena dalam kesendirianku. Terbuai dengan alunan hembusan bayu, gemercik air tatkala pasang surut berganti. Duduk terdiam setelah lelah berjalan ke seluruh tempat di alam terbuka nan indah ini.


Sebelumnya hanya mendengar cerita atau kabar burung dari orang orang tentang Hutan Mangrove yang ada di kota tempat tinggal ku.

Kini setelah mengunjungi, kebetulan pihak penjaga memberikan izin masuk dengan alasan liputan pada Selasa 7 april 2020 pukul 14.30 WIB.

Akhirnya Ah, aku membatin, sambil menghela nafas panjang, menyesal pikirku, mengapa tidak dari dulu kunjungi tempat ini. Ternyata semua cerita yang terdengar dan terbaca benar adanya.

Teringat kembali pesan sahabatku. "Jangan cerita jadikan bukti, tapi bukti jadikan cerita," katanya beberapa tempo lalu. Kini aku menyadari bukti itu di depan mata dan sedang mengalaminya.

Cerita teman itu, ku ceritakan kembali, walau dengan versi yang berbeda. Tentang eksotisme dan keindahan wisata alam terbuka Hutan Manggrove, tak mampu ku ungkapkan dengan kata kata dan kalimat yang sempurna. Hanya satu kata, "AMAZING"***

Sponsored:
Loading...