Breaking News

Lanjutan Warga Plu Pakam VS Blang Pante

Warga Plu Pakam Datangi Pendopo Bupati Aceh Utara

Warga Plu Pakam Datangi Pendopo Bupati Aceh Utara
Teks Foto: Perwakilan warga Gampong Plu Pakam, saat dialog dengan perwakilan Pemkab. Aceh Utara di dalam pendopo bupati, Kamis (18/02/2021)/Haikal.

Lhokseumawe. BERITAMERDEKA.net - Belum adanya titik temu kedua belah pihak, antara warga Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas  dengan Warga Blang Pante, Kecamatan Paya Bakong, ditambah lagi, pertikaian soal tapal batas wilayah, semakin alot. Akhirnya, warga Plu Pakam, akhirnya mendatangi Pendopo Bupati Aceh Utara, Kamis (18/02/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Warga Plu Pakam menilai, soal sengketa tapal batas, seakan tidak ada lagi jalan keluar penyelesaian, makanya warga 'merangsek' ke meuligo bupati, untuk menjumpai Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib. Pasalnya, bupati  yang mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang dianggap tidak berlandaskan data dan bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi.

Namun sayang. Kedatangan warga tidak di sambut Bupati Aceh Utara, malahan diwakilkan oleh Asisten I, Armia, perwakilan Sekda, Camat Tanah Luas, dan Kabag. Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara, Fadly.

Salah satu masyarakat menyebutkan, mereka mendatangi pendopo untuk menyampaikan  permohonan adu data yang sejak lama dijanjikan, namun sampai saat ini, belum direalisasikan oleh pihak Pemkab. Aceh Utara.

"Kita telah datang ke pendopo sejak pukul dua siang. Tapi niat kita ingin menjumpai orang nomor satu di Aceh Utara, hanya diwakilkan. Seharus nya Cek Mad, selaku bupati yang menghadaii kami, bukan malah perwakilan," tukas Samsul Bahri.

Sejumlah masyarakat yang hadir di pendopo, mengaku akan terus menunggu sampai bupati hadir di tengah mereka. "Tak masalah hingga pagi pun," tegas warga.

Saat pertemuan antara warga dan perwakilan Pemkab. Aceh Utara, berlangsung di dalam meuligo, awak media ini, dihalangi masuk oleh  personil Satpol PP yang bertugas. Setelah dijelaskan, akhirnya wartawan Berita merdeka.net diijinkan masuk, hanya untuk.mengambil gambar. Dan bahkan, id card awak.media ini, di foto menggunakan kamera handphone petugas Satpol PP tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini, dalam pertemuan tersebut, warga menilai bahwa point-point yang disampaikan  oleh Perwakilan Pemda Aceh Utara, dinilai masyarakat masih jawaban-jawaban politis dan diangap belum ada jalan keluar.

Hingga pukul 21:45 WIB, kerumunan warga, akhirnya membubarkan diri, setelah berkoordinasi dengan pihak keamanan dari Polres Lhokseumawe dan Polres Aceh Utara, serta Kapolsek Tanah Luas Ipda. Hendra Jamiswar S.H.,M.H yang melakukan upaya- upaya dialogis dengan masyarakat. |Haikal|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...