Breaking News

Wanita Emas Siap Gantikan AHY Sebagai Ketua Demokrat

Wanita Emas Siap Gantikan AHY Sebagai Ketua Demokrat

BERITAMERDEKA.net - Warna baru pergolakan politik Partai Demokrat usai diterpa isu kudeta, muncul sosok Hasnaeni yang merupakan Ketua Umum (Ketum) Partai Era Mayarakat Sejahtera (Emas) siap menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono, jika kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat mendatang dapat terselenggara.

Lantas, siapakah sosok Hasnaeni yang dijuluki Wanita Emas itu? Perempuan kelahiran Makassar, 17 Juli 1976 itu mulai tersohor publik sejak mencalonkan diri dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012 silam.

Diketahui sebelumnya, perempuan 45 tahun itu telah melebarkan sayapnya di beberapa partai politik, seperti wakil bendahara umum Partai Hanura pada tahun 2008.

Kemudian selisih setahun ia menjadi Ketua Dewan Pimpinan Nasional Partai Demokrasi Kebangsaan, hingga menjadi pengurus harian DPP Partai Demokrat.

Sebelum terjun ke dunia politik, perempuan yang bernama asli Hasnaeni Moein disibukkan dengan usahanya di bidang kontraktor dan energi.
Setelah ditelusuri, ia pernah menjabat sebagai Komisaris PT. Misi Mulia Production dan juga Komisaris PT. Misi Mulia Petronusa sejak 2003 lalu.

Selain itu, Hasnaeni juga pernah terjun ke dunia sinetron, kala itu ia populer dengan nama Mischa S Moein, ia membintangi salah satu sinetron yang bertajuk “Jin dan Jun” yang mulai muncul di layar kaca sejak tahun 1996 silam.
Diberitakan sebelumnya, sosok perempuan lulusan Universitas Krisna Dwipayana, Hasnaeni bersedia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat jika kongres luar biasa mendatang dapat terselenggara.

“Kalau benar terjadi KLB Partai Demokrat, ‘Wanita Emas’, Hasnaeni bersedia menjadi Ketua Umum Partai Demokrat,” jelas Hasnaeni kepada pewarta, Selasa malam (16/2/2021).

Jika terpilih, ia berjanji akan menyejahterakan kader simpatisan Partai Demokrat dengan konsep Indonesia emas, sehingga ia akan merombak secara besar-besaran di tubuh partai yang berlogo bintang mercy itu.

“Kita akan sejahterakan rakyat, kader dan simpatisan Partai Demokrat, menggunakan konsep tujuh manfaat yang dipakai Partai Emas,” jelasnya. (*)

Sumber:Fajar.co.id
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...