Breaking News

Bank Aceh

Wanita Beraksi Di Uleegle Ternyata Kelompok Residivis

Wanita Beraksi Di Uleegle Ternyata Kelompok Residivis
Kapolres Memperlihatkan barang bukti

Uleegle, BERITAMERDEKA.net – Ternyata benar apa yang diduga sebelumnya oleh pihak kepolisian, bahwa aksi pencurian yang dilakukan seorang wanita di Pasar uleegle, bukan sendiria. Hal terbukti setelah pihak jajaran Polres Pidie Jaya menangkap tiga pelaku dan merupkan residivis.

Jajaran Polres Pidie Jaya mengungkapkan kasus pencurian di Pasar Uleegle yang mengambil uang milik pedagang di toko kelontong dan ternyata pelakunya merupakan residivis yang sudah lama menjalankan pekerjaan jahatnya itu secara berpindah-pindah kota daerah dan provinsi di Sumatera.

Kaplres Pidie Jaya AKBP Musbagh Ni’am kepada watawan, mengatakan setelah sebelum berhasil diamankan seorang wanita yang diduga mencuri di pasar Uleegle dan sempat dopotong rambutnya oleh warga setempat. Kini pihak kepolisian berhasil mengungkapkan dan diamankan tiga pelaku terdiri dari seoramg wanita berinisial JL,36 tahun, dan dua laki-laki berinisial MIS,47 tahun dan AS,30 tahun, ketiganya asal Sumatera Utara (Sumut).

Disebutkan Kapolres Pidie Jaya, dua orang pelaku telah kita amankan yaitu JL dan MIS ditetapkan sebagai tersangka sesuai perannya masing-masing, sementara AS masih sedang didalami keterlibatannya sehingga belum bisa ditetapkan sebagai tersangka, “kata AKBP Musbagh Ni’am didampingi Iptu Dedi Miswar.

Musbagh Ni’am mengungkapkan, pelaku ini adalah residivis yang memang spesialis dalam melakukan aksi pencurian antar provinsi yang TKP sudah banyak di seluruh daerah. “Hasil penyelidikan yang dilakukan wanita itu pernah menjalani proses hukum sebelumnya atas kasus yang sama. Dia melakukan pencurian sejak masih gadis hingga sekarang, “ujarnya.

Musbagh Ni’am menambahkan sang pelaku mengambil sejumlah uang pedagang saat pedagang lalai. Kini barang bukti (BB) uang tunai yang berhasil diamankan dari pelaku sebanyak Rp.13 juta milik korban Hj Rohana,60 tahun dan Muhammad, 23 tahun.

“Hingga saat ini ini, Kamis 18 Juni 2020 pihak tersangka bersama barang bukti uang masih kita amankan di Mapolres Pidie Jaya, “kata Musbagh.

Menurut Musbagh Ni’am, atas peristiwa itu tersangka akan dijerat dengan pasal 362 – 367 KUHP Tindak Pidana Pencurian, barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk memiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun. |rusli ismail |  

Sponsored:
Loading...