Breaking News

Bank Aceh

Setelah Kisah Cinta Jantik Pindah Agama :

Walikota Langsa Terbitkan Surat Edaran Anti Rentenir

Walikota Langsa Terbitkan Surat Edaran Anti Rentenir
Walikota Langsa

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Setelah terjadi polemik tentang keberadaan Bank Rente yang meresahkan warga hingga kisah cinta janda cantik (jantik) pindah agama.

Akhirnya, Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 450/1505/2020, tentang anti "Rentenir" uang ditujukan kepada para lima camat dan Geuchik di 66 Gampong Dalam wilayah Kota Langsa, Kamis 25 Juni 2020.

Surat Edaran Walikota

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi menjamurnya praktek bank Rente yang ujung ujungnya melilit leher nasabah meski dengan dalih membantu melalui koperasi dan Julo Julo.

Dalam Surat Edaran itu, Walikota Langsa menegaskan untuk melakukan pengawasan terhadap para pendatang serta melaporkan bila ada gerak gerik yang mencurigakan pada aparat penegak hukum.

Masyarakat agar segera melapor ke aparat Gampong apabila ada tamu yang mencari rumah kontrakan untuk berdomisili di kawasan Gampong dalam kota Langsa.

Aparat Gampong juga diminta mendata warga yang menjadi nasabah rentenir dan juga mengatisipasi terjadinya transaksi rente dengan mengawasi para kaki tangan rente mendatangi warga.

Selanjutnya, kepada seluruh Camat dan Geuchik di Kota Langsa agar lebih intensif lagi mengawasi pendatang dari luar, lebih-lebih yang beraktivitas di bidang yang mengatasnamakan koperasi rentenir atau Bank 47 sehingga masyarakat Kota Langsa tidak terjerat hutang yang sangat meresahkan.

Selanjutnya bila ada warga yang membutuhkan dana agar berhubungan dengan Bank yang legal, dan bila masyarakat Kota Langsa yang sudah menjalin kerjasama dengan rentenir atau Bank 47 segera melapor ke aparat gampong atau kecamatan setempat.

Geuchik dan warga juga diminta untuk mengawasi oknum rentenir yang beraktivitas di daerahnya masing-masing agar segera diamankan dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

mengintruksikan kepada Geuchik agar mengimbau warganya supaya tidak berhubungan dengan rentenir atau Bank 47 karena lebih banyak kemudaratannya dari kemaslahatannya.

Diakhir Surat Edaran tersebut, diminta kepada Geuchik untuk melarang warganya berhubungan dengan bank Rente melalui media, baik spanduk dan media lainnya.|syafrul |

Sponsored:
Loading...