Breaking News

Wakil Walikota Resmikan Rumah Produksi Terasi

Wakil Walikota Resmikan Rumah Produksi Terasi
Wakil Walikota Langsa, menciumi bau terasa produksi Langsa yang memiliki bau khas tersendiri. (Beritamerdeka.net/Syafrul)

Langsa, BERITAMERDEKA.net - Terasi produksi warga Kota Langsa. Usaha rumah tangga ini, bahkan sejak lama viral sebagai ikon Kota Langsa, juga diburu untuk oleh-oleh bagi warga luar yang mengunjungi daerah setempat.

Dan Wakil Walikota Langsa Dr. H. Marzuki Hamid MM, meresmikan rumah produksi terasi Gampong Lhok Banie, Kota Langsa, Kamis (25/03/2021). Rumah yang di bangun dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Program Kotaku ini, merupakan alokasi dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) berdasarkan surat keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Ini salah satu upaya strategis Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan," kata Marzuki Hamid.

Salah satu kegiatan Kotaku, sambungnya, telah dilakukan dalam peningkatan penghidupan berkelanjutan berlokasi di Langsa Barat Gampong Lhok Banie yaitu pembangunan rumah terasi dan septic tank Bio.

Diharapkan dengan adanya rumah terasi ini, berdampak positif bagi perekonomian masyarakat karena keberadaannya bisa menekan atau mengurangi pengangguran.

"Harapan saya kepada kita semua agar kegiatan ini lebih banyak lagi dilakukan di masa akan datang," tambah Marzuki Hamid.

Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar selalu memperhatikan dan menjaga kondisi lingkungan di sekitar, supaya tidak menimbulkan pencemaran limbah. Dan dihimbau jangan sampai membuang sampah ke parit.

"Yang terpenting jangan sampai terjadi konflik dan kecemburuan sosial serta kesenjangan ekonomi. Hal yang sama juga harus diberikan kepada para karyawan dan pekerja, perhatian hak-hak dan kesejahteraan mereka,"

Ketua team leader Kotaku OC 1 Aceh, Beni Supriyadi, mengharapkan rumah terasi yang diresmikan ini, tidak akan menjadi sebuah bangunan seperti monumen artinya bangunan tersebut jangan sampai tidak difungsikan alias terbengkalai.

"Yang menjadi PR masyarakat Lhok Banie adalah pemeliharaan dan keberlanjutan rumah produksi terasi karena gedung ini telah dibangun cukup mewah, jadi harus dipelihara dan produksi terasa nya harus terus menggeliat," kata Beni Supriyadi.

Sementara itu, Yusri SH, selaku Keuchik Lhok Banie menyampaikan terimakasih kepada pemerintah Kota Langsa serta pihak terkait yang telah mendukung pembangunan ini, sehingga ke depan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setempat.

"Adanya rumah produksi terasi mudah-mudahan bermanfaat  untuk peningkatkan ekonomi masyarakat," ujar Yusri. | syafrul |

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...