Breaking News

Usut Kasus Khalwat Oknum Dokter, Ormas Islam Datangi DPRK Aceh Jaya

Usut Kasus Khalwat Oknum Dokter, Ormas Islam Datangi DPRK Aceh Jaya

Calang, BERITAMERDEKA.net- Sejumlah perwakilan Ormas Islam di Kabupaten Aceh Jaya menyerahkan mosi tidak percaya terhadap proses kasus khalwat yang dilakukan oleh seorang dokter dengan suami orang di komplek Puskesmas Ligan Kecamatan Sampoiniet,beberapa waktu yang lalu.

Salah seorang perwakilan Ormas Islam Aceh Jaya, said Mahzar mengatakan, sesuai dengan keputusan rapat Ormas tentang kasus khalwat tersebut, pihaknya telah membuat surat pernyataan bersama untuk permintaan proses hukum tentang kasus khalwat yang saat ini para tersangka telah dibebaskan oleh pihak PP/WH Aceh Jaya.

Said Mahzar menjelaskan, surat pernyataan dari aliansi Ormas Islam telah diserahkan ke sejumlah pihak terkait. Diantaranya kantor Satpol PP/WH, Bupati, DPRK dan terakhir ke Dinas Syariat Islam Aceh Jaya.

"Kita serahkan surat pernyataan bersama aliansi Ormas Islam ke pihak terkait karena proses hukum untuk kasus khalwat tidak dijalan oleh pihak polisi syariat dan telah membiarkan tersangka dibebaskan sebelum ada kepastian hukum," kata Said Mahzar, senin 2/11/2020.

Menurutnya, dalam surat pernyataan ada 5 poin yang diminta untuk dilaksanakan salah satunya mendesak pihak DPRK, Bupati, Dinas Syariat Islam dan Satpol PP/WH Aceh Jaya supaya kasus khalawat diselesaikan sesuai dengan Qanun syariat Jinayat demi tegaknya hukum di bumi Aceh Jaya tanpa melihat jabatan dan pangkat.

Untuk itu, kata Said Mahzar dari Ormas FPI memberi waktu 3 hari untuk dilakukan proses oleh pihak terkait, dan jika tidak juga dilakukan maka pihak Ormas Islam akan melakukan somasi serta melakukan desakan ke Plt Gubernur Aceh dan Dinas Syariat Islam Aceh serta Satpol PP/WH supaya menyelesaikan kasus ini secepatnya demi tegaknya hukum di bumi Aceh.

" Kita beri waktu 3 hari untuk dilakukan proses, dan jika tidak dilakukan makan Ormas Islam akan lakukan somasi dan meminta pihak provinsi menyelesaikannya, imbuh Said Mahzar.

Sementara Ketua DPRK Aceh Jaya, Muslem D mengungkapkan pihaknya akan melakukan duduk bersama dengan pihak terkait secepat mungkin.

Menurutnya, pihaknya juga akan memanggil pihak Satpol PP/WH untuk menanggapi terkait kasus Khalwat yang terjadi di komplek Puskesmas Ligan.

"Kami akan melakukan duduk bersama untuk membahas tentang laporan pihak Ormas Islam baik dengan Bupati, Satpol PP/WH, Dinas Syariat Islam maupun berbagai pihak lainnya," Jelas Muslem. |musliadi|

Sponsored:
Loading...
Loading...