Breaking News

Upah tak Sesuai Kesepakatan, Buruh Pelabuhan Calang Mogok 

Upah tak Sesuai Kesepakatan, Buruh Pelabuhan Calang Mogok 
Pelabuhan Calang

Calang, BERITAMERDEKA.net- Para Buruh yang selama ini bekerja di pelabuhan Calang, Aceh Jaya dibawah TKBM Pelabuhan Calang Lhok Kubu melakukan mogok kerja yang diduga gaji tidak sesuai dengan pekerjaan.

Akibatnya proses bongkar muat kapal untuk keperluan milik PLTU Nagan Raya tersendat karena aksi mogok yang dilakukan para buruh, Senin 2/11/2020.

Salah seorang Buruh, Kasri Yuman menyampaikan, mogok kerja yang dilakukan pihaknya karena gaji yang didapatkan jauh dari yang diharapkan oleh para pekerja.

Menurutnya, dari hasil duduk bersama dengan pihak koperasi tempat buruh bernaung bahwa untuk hasil pendapatan terbagi 60 persen untuk koperasi dan 40 petsen diberikan buat pekerja.

" Kami sebagai pekerja tidak menerima sebagaimana yang ditetapkan oleh pengurus koperasi," kata Kasri Yusman Senin 2/11/2020.

Lebih lanjut, Kasri Yusman mengungkapkan terkait hal itu juga telah mengajukan kepada pihak SPSI Aceh Jaya, supaya keluhan para pekerja didengarkan sehingga kesejahteraan para buruh yang berkerja di pelabuhan terjamin.

Bahkan, dari hasil kesepakatan para pekerja, pihaknya meminta pada pengurus koperasi agar upah kerja di sesuaikan yaitu 70 persen untuk pekerja dan 30 persen untuk koperasi.

"Apa yang kami tuntut tidak ditepati, kami tetap melakukan mogok kerja, dan proses pembongkaran tidak boleh dilakukan sebelum tuntutan kami dipenuhi," ujarnya.

Sementara ketua koperasi jasa tenaga kerja bongkar muat pelabuhan Calang Lhok Kubu, Erwin ke awak media menjelaskan terkait gaji pekerja sudah sesuai. Namun akibat cuaca yang tidak mendukung saat melakukan pembongkaran sehingga proses bongkar muat terjadi lama.

Selain itu, terkait ke depan adanya permintaan para pekerja supaya upahnya dinaikkan, pihaknya akan melakukan duduk bersama dengan berbagai pihak, baik dengan pekerja, koperasi maupun dinas terkait agar upah pekerja bisa ditetapkan.

"Kami akan segera duduk bersama untuk membahas permintaan para pekerja tentang upah kerja dengan melibatkan berbagai pihak di Aceh Jaya," imbuh Erwin. |musliadi|

Sponsored:
Loading...
Loading...