Breaking News

Toko Pakaian Diserbu Warga

Toko Pakaian Diserbu Warga

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net – Sepekan lagi menjelang Lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah, masyarakat Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar menyerbu toko pakaian yang ada di pasar-pasar tradisional dan pasar modern. 

Pantauan BERITAMERDEKA.net di salah satu toko pakaian baju perempuan, di kawasan Taman Siswa, Kota Banda Aceh atau tepatnta di Jalan Tentera Pelajar, tak pernah sepi dikunjungi pembeli. Disebutkan, kasir di toko itu, Atun, animo masyarakat membeli pakaian baru sudah dirasakan sejak hari ke- 20 Ramadhan. 
Atun menyebutkan, pengunjung mulai berdatangan usai shalat Ashar hingga pukul 18.00. Pengunjung juga berdatangan kembali setelah shalat tarawih hingga larut malam. 

Menurut Atun, membeli pakaian baru menjelang lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat, khsusnya umat muslim. 

“Banyak warga menyerbu toko pakaian favorit dan toko kain bekal, apalagi mendekati lebaran. Warga Aceh umumnya memilih baju dan kain yang cocok digunakan Idul Fitri, terutama busana muslim dan pakaian anak-anak,“ ungkap seorang pengunujung. 

“Kami ke Pasar Atjeh untuk membeli bekal baju dan pakaian jadi untuk persiapan Idul Fitri,” kata Amna, warga Banda Aceh sedang berbelanja pakaian gamis bersama temannya. Selain baju jadi, mereka juga memilih kain cantik, untuk di jadikan baju saat lebaran.

Salah satu penjaga toko di Mall Pasar Atjeh mengatakan, keramaian seperti ini  sering terjadi setiap hari menjelang lebaran, warga sudah  mulai belanja kain bekal baju dan baju jadi sejak minggu kedua Ramadhan.

Rata-rata kain dan baju yang di pilih jenis batik, sifon, dan kaos korea bermotif bunga-bunga kecil sedang tren sekarang. Untuk gamis kebanyakan memilih kaus atau katun yang dipadu dengan blazer warna-warana cerah dan beberapa jenis lainnya.

Harga baju yang dijual bervariasi, dari harga puluhan ribu, hingga ratusan ribu per helai. Untuk harga kain berkisar Rp 20.000 hingga ratusan ribu per meternya. Ia mengaku terkadang kewalahan melayani pembeli yang kian banyak. 

“Namun hal itu suatu berkah baginya karena banyak barang dagangannya laku,“ kata Faisal salah satu pemilik toko baju di Mall Pasar Atjeh. Selama sepekan terakhir peningkatan penjualan hingga 75 persen jika dibanding sebelumnya.

"Memang manyoritas pembelinya adalah untuk pakaian anak-anak baru gede (ABG), namun, tidak sedikit orang dewasa,“ ujar Nelly. 

Dampak dari ramainya pembeli membanjiri pusat perbelanjaan di Pasar Atjeh terlihat juga di Hermes Mall Banda Aceh. Akibat banyaknya pembeli yang memakai kendaraan masuk ke areal swalayan itu, sering ruas jalan di depan Mall di kawasan Beurawe menjadi macat, sehingga mengganggu arus lalu lintas. | R Ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...