Breaking News

Tiga Warga Aceh Utara Jaringan Sabu Antar Provinsi Dihadang Polisi Langsa

Tiga Warga Aceh Utara Jaringan Sabu Antar Provinsi Dihadang Polisi Langsa

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Tiga  warga Aceh Utara diduga merupakan jaringan pengedar sabu antar Provinsi, berhasil dibekuk oleh Sat Resnarkoba Polres Langsa di dalam bus sekira pukul 02:30 WIB, dini hari, saat menggelar razia di Jalinsum, tepatnya di depan Pos Lantas Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Minggu (01/11/2020).

Diketahui tersangka yakni MA, 19, wiraswasta, warga Gampong Meunasah Beunot Kecamatan Nisam, MU alias Bayek, 27, wiraswasta, warga Gampong Meunasah Beunot Kecamatan Nisam, SD, 43, wiraswasta, warga Dusun Cot Puuk Gampong Babah Buloh Kecamatan Sawang. Ketiga tersangka tersebut dari Kabupaten Aceh Utara.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Imam Aziz Rachman STK SIK, mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, ada dua orang laki-laki yang membawa narkotika jenis sabu dalam jumlah yang besar akan melewati Kota Langsa.

Dari informasi tersebut, Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan. Selanjutnya diketahui jenis kendaraan yang ditumpangi oleh kedua tersangka yang menggunakan bus dari Kota Banda Aceh menuju Kota Medan dan selanjutnya akan menuju ke Kota Lampung.

Ketika petugas melakukan pemeriksaan barang bawaan milik penumpang, salah satu tas milik tersangka MA ditemukan barang bukti sebuah paket besar diduga sabu yang dibungkus dalam kemasan teh hijau Cina seberat 1.060 gram.

Berdasarkan pengakuan MA, membawa sabu tersebut bersama dengan temannya MU juga berada di dalam bus yang sama. Keduanya langsung diamankan petugas.

Saat dilakukan pengembangan, pengakuan tersangka MA mendapatkan paket sabu dari temannya SD di Aceh Utara.

Dari informasi itu, petugas langsung menuju ke Aceh Utara dan sekira pukul 10:00, tersangka SD berhasil di bekuk di Gampong Lagang Kecamatan Muara Baru. Petugas juga menyita barang bukti satu unit HP merk Oppo warna putih dan satu unit Sepmor merk Yamaha N-Max.

Pengakuan tersangka SD kepada petugas, sabu tersebut didapatkan dari temannya berinisial A (DPO) yang berdomisili di luar provinsi Aceh.

"Ketiga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," kata Kasatres Narkoba.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 112 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat (2) Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Loading...