Breaking News

Tertunda Akibat Gula Tinggi, Akhirnya Bupati Shabela Berhasil Divaksin Sinovac 

Tertunda Akibat Gula Tinggi, Akhirnya Bupati Shabela Berhasil Divaksin Sinovac 

Takengon, BERITAMERDEKA.net- Sempat tertunda akibat tensi dan gula tinggi, Bupati Aceh Tengah Drs, Shabela Abubakar akhirnya berhasil divaksin sinovac tahap pertama di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, Senin (15/2/2021).

Bupati Aceh Tengah sempat tertunda divaksin sinovac pada Rabu, (10/2/2021). Sahabela Abubakar sempat merasa sedih dan kecewa akibat tensi dan gula yang terlalu tinggi menyebabkankan dirinya tidak dapat divaksin.

Shabela Abubakar mengaku berhasil divaksin sinovac karena keinginan sendiri, dia tiba di RSUD Datu Beru Takengon sekitar pukul 09.30 WIB dan tampak di Ruang Dedingin RSUD Datu Beru Takengon, petugas vaksinator sedang melaksanakan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan lainnya.

"Saya minta hari ini untuk divaksin, setelah saya cek gula dan tensi sudah normal dari sebelumnya sempat tinggi dan saa tidak dapat divaksin," ungkap Shabela.

Selanjutnya Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya mensosialisasikan vaksinasi covid 19 untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid 19. Shabela Abubakar berharap agar masyarakat percaya terhadap vaksin tersebut yang sudah dijamin aman dan halal.

"Kita berupaya agar mendorong dan mensosialisasikan vaksin ini kepada masyarakat dimanapun itu, saya sekarang sudah divaksin enak dan tidak ada efeknya. Jika mau memutus mata rantai covid 19 maka harus divaksin," imbuh Shabela.

Sementara itu Direktur RSUD Datu Beru Takengon dr. Hardi Yanis mengaku keinginan Bupati Aceh Tengah sangat tinggi untuk divaksin, saat ini tidak ada masalah dengan kesehatan Bupati Aceh Tengah sehinnga berhasil divaksin sinovac.

"Keingin Bupati divaksin setelah kita cek tensinya 130 dan gulanya 180, artinya tidak ada masalah jika dilakukan vaksin, berbeda dengan cek awal kemarin yang tidak bisa dilakukan vaksin karena tidak memenuhi kriteria screening," ungkap Hardi.

Selanjutnya Hardi Yanis menuturkan bupati Aceh Tengah akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua setelah 28 hari yakni tanggal (13/3/2021). Sesuai usia yang tertera dalam aturan kementerian Kesehatan.

"Kalau usia dibawah 59 tahun ini kita hanya menunggu 14 hari dari suntik vaksin pertama ke tahap kedua. Kalau usianya 60 tahun ke atas seperti pak bupati maka menunggu 28 hari dari suntik vaksin pertama kepada tahap kedua," ujar Hardi. | ROMADANI |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...