Breaking News

Anak Korban Berharap Pelaku di Hukum Setimpal

Terkait Kasus Diduga Pembunuhan, Polres BM  Amankan JM

Terkait Kasus Diduga Pembunuhan, Polres BM  Amankan JM
Teks Foto: korban tewas dengan kaki sebelah yang hilang dan ada luka bekas di bakar, saat di evakuasi tim gabungan di Desa Tembolon, Bener Meriah. Rabu (17/02)/Nisa..

Bener Meriah, BERITAMERDEKA.net -  Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK  melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal SH, mengatakan Satuan Reserse Kriminal Polres Bener Meriah sudah mengamankan 1 orang berinisial JM, 49 tahun, warga Bener Meriah yang diduga ada kaitannya dengan kematian korban yang ditemukan meninggal di dasar jurang di Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Rabu kemarin.

Dikatakannya, kasus diduga pembunuhan yang menghilangkan nyawa korban ini, sedang di dalami oleh Satuan Reskrim Bener Meriah, Kamis (18/02/2021). Dan pihak Polres BM membentuk tim untuk pengembangan kasus tersebut.

Sementara itu, Faisal, anak korban meninggal yang ditemukan di dasar jurang dengan kedalaman 30 meter, Rabu kemarin di Desa Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, mengaku kurang mengetahui informasi keberadaan ayahnya saat hilang kabar.

"Kami tinggal berpisah sedari kecil. Saya pun dapat  informasi awal dari toke kemiri, kalau ayahnya akan kembali ke Aceh Utara, pada hari Kamis, dan dua hari kami putus komunikasi," ujar Faisal.

Putus komunikasi selama dua hari, Faisal belum melapor ke polisi, hanya meminta orang untuk mencari tahu keberadaan ayah nya. Dan pihak yang dimintai tolong, mengatakan tidak mengetahui keberadaan ayah. Juga petani tempat ayah biasa membeli hasil panen pun, mengaku tidak melihatnya.

Hari keempat belum ada kabar juga. Alhasil, Faisal ke Bener Meriah untuk mencari ayahnya. Namun, fakta mengejutkan yang di dapat. Ia mendapat kabar ayahnya ditemukan di dasar jurang dengan kondisi kaki nya sebelah hilang dan ada luka bekas di bakar.

"Saya berharap, pelaku di hukum setimpal dengan perbuatan yang telah diperbuatnya dan jenazah bisa diproses secepatnya, supaya bisa dipulangkan ke kampung, untuk di fardhu kifayahkan, ” kata Faisal. |Nisa|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...