Breaking News

Bank Aceh

Tenaga Medis Lari Berhamburan, RSUD dr Fauziah Tolak Layani Traveler Dari Medan

Tenaga Medis Lari Berhamburan, RSUD dr Fauziah Tolak Layani Traveler Dari Medan
MH

Bireuen, BERITAMERDEKA.net - Seorang Traveler yang baru tiba dari Medan Sumatera Utara, datang ke RSUD dr Fauziah Bireuen, meminta untuk diperiksa dirinya.

Pihak rumah sakit pemerintah itu, menolak memeriksanya karena yang bersangkutan baru tiba dari daerah pandemi.

"Begitu dijelaskan ia baru dari Medan, para tenaga medis terkejut dan lari berhamburan dan menjauhi orang itu," ungkap dr Amir Addani, M.Kes, direktur rumah sakit tersebut kepada media ini, Selasa 5 Mei 2020.

Treveler itu, ternyata warga Kabupaten Bireun yang pulang kampung. Inisialnya, MH (37) warga Desa Lhok Kulam Kecamatann Jeunieb. Ia sengaja datang ke rumah sakit minta diperiksa.

Ternyata ditolak dan minta ia periksa saja di puskesmas. " Aneh rumah sakit tak ada alat," kata MH agak kesal.

MH (37) mengakui sejak beberapa bulan terakhir bekerja dan menetap di Sumatra Utara.

Kondisi tidak memungkin Covid - 19, ia memutuskan kembali ke Aceh, dengan menggunakan jasa angkutan umum ia sampai di kota kelahirannya Selasa pada 21 April 2020 pagi.

Setibanya, MH terus menuju RSUD dr. Fauziah Kabupaten Bireuen, guna melapor kepulangannya selain memeriksa kondisi kesehatannya.

MH menyebutkan, sungguh diluar dugaan, tenaga medis mengarahkan saya untuk memeriksa diri ke puskesmas, dengan alasan tidak ada alat pemeriksaan di RSUD Bireuen saat ini.

" Bapak periksa ke puskesmas saja, karena kami tidak memiliki peralatan untuk memeriksa bapak", kata MH meniru apa yang disampaikan tenaga medis.

Dengan rasa kecewa yang teramat sangat, kemudian ia keluar dari UGD RSUD dr Fauziah tersebut menuju ke kampungnya di Jeunib.

Kepada wartawan, MH menyatakan kekesalannya, bagaimana mungkin RSUD dr Fauziah Bireuen, yang juga sudah ditunjuk sebagai pusat pelayanan pasien Covid - 19 di Kabupaten Bireuen, tidak memiliki peralatan untuk memeriksa pasien yang baru pulang dari luar daerah.

" Saya semakin kehilangan daya fikir sehat (positif), hendak pulang ke rumah ada rasa keraguan memeriksa diri ke RS tiada kesimpulan, sekarang saya tidak tau harus kemana, " ungkap MH kepada wartawan daerah itu, Senin 4 Mei 2020.

Direktur RSUD dr.Fauziah, dr. Amir Addani M.Kes, membenarkan adanya pasien yang baru pulang atas nama MH.

Dia datang melapor kepulangannya, ketika tenaga medis mengetahui MH baru pulang dari Sumatera Utara ( Zona Merah), sontak tenaga medis berhamburan menjauhi pasien.

Dikatakan Amir, dengan kondisi hari ini siapa yang tidak takut Covid - 19, setiap hari ada yang datang ingin memeriksa terhadap kondisi diri, terutama warga yang baru pulang dari luar daerah.

" Namun mereka diarahkan pulang ke desa masing - masing guna melakukan Isolasi mandiri, setelah 14 hari dan tidak ada tanda - tanda awal terindikasi, mereka dibenarkan berbaur dengan warga lain sebagaimana sebelumnya," ujar Amir lewat ujung telpon selularnya. |umar a pandrah |.

Sponsored:
Loading...