Breaking News

Tangani Covid 19, RSUD Langsa Buka IGD PIE COVID 19

Tangani Covid 19, RSUD Langsa Buka IGD PIE COVID 19
Penandatangani Prasasti

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Demi memberikan pelayanan kesehatan, RSUD Langsa membuka satu unit Instalasi Gawat Darurat Penyakit Infeksi Emerging (IGD PIE) Covid 19 selain IGD umum.

Gedung IGD PIE Covid 19, ini diresmikan langsung oleh Walikota Langsa Usman Abdullah SE yang dihadiri oleh beberapa petinggi di Lingkungan Pemkot Langsa diantaranya, Dandim 0104/Atim Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S. Sos, M.Tr (Han), Kapolres Langsa AKBP Giyarto, SH, S.IK, Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Ikhwan Nul Hakim, SH, Wakil Ketua I DPRK Langsa Saifullah, Asisten I Kota Langsa, Drs. Suriyatno, M.AP. (DN), Jumat 29 Mei 2020.

Pada kesempatan itu, Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE dalam sambutannya mengatakan, gedung IGD PIE Covid-19 sebagai antisipasi dalam mengatasi situasi pandemi Covid-19 di Kota Langsa.

Namun, bukan berarti Covid-19 tidak ada di Langsa kita lalai, hiduplah sesuai dengan SOP pertokol Kesehatan insya Allah kita semua tidak akan terjangkit Virus Covid-19.

“Sebagai aparat abdi Negara jangan bosan untuk selalu menghimbau warga untuk melaksanakan Phisikal Distancing dan Sosial Distancing serta menggunakan Masker dalam kehidupan bermasyarakat”, imbaunya.

Sementara itu, Direktur RSUD Langsa dr. Fardhiyani menyampaikan, gedung IGD PIE/Covid-19 ini harus terpisah dengan gedung perawatan pasien penyakit lainya,a untuk Penyakit Infeksi Emirging (PIE).

Lanjutnya, gedung ini terdiri dari 3 kamar yakni, Ruang IGD RSUD Langsa, RSUD Langsa memiliki 1 (Satu) ruangan dan 2 (Dua) tempat tidur untuk proses observasi setiap orang yang termasuk dalam kategori ODP ( Orang Dalam Pengawasan).

Orang yang tergolong ODP akan diobservasi diruangan tersebut selama 6 Jam untuk menentukan katagori ODP ringan atau sedang, dianjurkan berobat jalan dibawah pengawasan Puskesmas dimana org tersebut berdomisili.

Kemudian, Ruang Isolasi PDP ( Pasien Dalam Pengawasan), memiliki 2 (Dua) ruangan dengan 6 (Enam) tempat tidur, setiap ODP yang telah diobservasi dinyatakan ODP berat maka akan diisolasi diruang Isolasi PDP selama 14 hari kedepan.

Terakhir, Ruang Isolasi Pasien Positif Covid19, ruang tersebut memiliki 20 kamar, apabila kota Langsa terjadi pandemi Covid19, maka ruangan tersebut digunakan untuk proses isolasi pasien hingga dinyatakan sembuh.

“Untuk anggaran penanaganan PIE/Covid-19 di ambil dari dana tanggap darurat Covid-19 yang berasal dari APBD Pemko Langsa”, tukasnya. |syafrul |

Sponsored:
Loading...
Loading...