Breaking News

Tahun 2020 PAD Aceh Jaya Meningkat Hingga 9,18%

Tahun 2020 PAD Aceh Jaya Meningkat Hingga 9,18%

Calang, BERITAMERDEKA.net - Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB menyampaikan  Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pelaksanaan anggaran Kabupaten Aceh Jaya tahun 2020 dalam rapat paripurna ke-XVI masa persidangan III tahun sidang 2020 -2021 Dewan Perwakilkan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Senin (26/4/2021).

Dalam Laporan tersebut, Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB menyebutkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari pajak, retribusi, hasil pengelolaan kekayaan kabupaten, hasil penyertaan modal, zakat, dan infaq/sadakah direncanakan sebesar Rp 87,9 miliar, terealisasi sebesar Rp.79,4 miliar atau 90,39 persen.

"Dibandingkan tahun 2019, PAD Aceh Jaya terjadi peningkatan di tahun 2020 sebesar Rp 6,6 miliar lebih atau 9,18 persen," ungkap T. Irfan TB saat Penyampaian Laporan LKPJ Bupati tahun 2020 di ruang sidang paripurna dewan.

T. Irfan TB menjelaskan, anggaran belanja keseluruhan Kabupaten Aceh Jaya direncanakan sebesar Rp 900 miliar yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp618,55 miliar dengan realisasi Rp570,49 miliar atau 92,23 persen.

Sedangkan untuk belanja modal, kata dia, direncanakan Rp155,8 miliar dengan realisasi sebesar Rp145,3 miliar atau 93,24 persen, terdiri dari belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja bangunan dan gedung, belanja jalan, irigasi dan jaringan, belanja aset tetap. Sementara itu, untuk belanja tidak terduga, sambungnya, direncanakan Rp7,7 miliar dengan realisasi sebesar Rp 1,26 miliar atau 16,48 persen.

Bupati mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Jaya selama tiga tahun terakhir menunjukkan kondisi perekonomian tahun 2017 berkisaran 4,00 persen atau sebesar Rp 2.28 triliun, dan nilai pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 4,03 persen tahun 2018 atau sebesar Rp 2.43 triliun.

Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya tahun anggaran 2020 menganggarkan belanja untuk penanganan COVID-19 dalam APBK tahun anggaran 2020 sebesar Rp 31.336.139.300 dengan realisasi belanja sebesar Rp 18.283.238.819 atau 58,35 persen dari total yang dianggarkan.

Ditambahkan Bupati Aceh Jaya, persentase penduduk miskin di Kabupaten Aceh Jaya dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan.  Tahun 2018 berjumlah 12.850 orang atau 14.6 persen, sedangkan tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 12.350 orang atau 13,36 persen. Sedangkan tahun 2020, persentase penduduk miskin sebesar 12,87 persen.

“ Hal ini menunjukkan Pemerintah Aceh Jaya berhasil mengambil langkah-langkah mengurangi penduduk miskin melalui belanja hibah, belanja bantuan sosial, melalui program dan kegiatan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Aceh Jaya,” demikian pungkasnya. |musliadi|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...