Breaking News

Stadion Bernilai Miliaran di Cot Trieng Terlantar

Stadion Bernilai Miliaran di Cot Trieng Terlantar

Meureudu, BERITAMERDEKA.net – Stadion Pidie Jaya yang berlokasi di kawasan Cot Trieng, Desa Pohroh, Kemukiman Beuriweuh, Kecamatan Meureudu, terkesan dibiarkan terlantar tanpa perawatan. Padahal stadion itu baru beberapa tahun dibangun dengan menelan dana miliaran rupiah.

Sebagai bagian dari aset olahraga berharga dan merupakan kebanggaan warga di Kabupaten Pidie Jaya, Stadion Cot Trieng yang pembangunannya belum rampung 100 persen itu, kondisinya kini sangat memprihatinkan.

Hal itu diperparah dengan jarangnya stadion ini digunakan sebagai tempat latihan atau menggelar pertandingan resmi. Lokasi stadion yang jauh dari pemukiman penduduk menjadi salah satu alasan stadiaon tersebut jarang dikunjungi warga.

Pantauan BERITAMERDEKA.net, Selasa 9 Juni 2020, rumput di lapangan banyak yang gundul dan lintasan lari dipenuhi sampah dan di sampingnya tumbuh ilalang. Stadion yang hingga kini belum memiliki tribun, baik terbuka maupun tribun tertutup itu, juga masih minim fasilitas.

Alhasil, stadion hanya dimanfaatkan segelintir orang untuk bermain sepakbola tarkam. Beberapa anggota DPRK Pidie Jaya yang dimintai komentarnya secara terpisah, menyatakan kesal dengan kondisi Stadion Cot Trieng yang terlantar.

Sikap Instansi terkait yang menelantarkan stadion besar di wilayah itu, sangat mengecewakan banyak pihak. “Seharusnya ada sedikit upaya pemeliharaan dan perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi,“ ujar Yusri, Anggota DPRK Pidie Jaya.

Dikatakan, ini aset berharga dan punya makna untuk kemajuan olahraga, khususnya sepakbola di Pidie Jaya. Sangat disesalkan, pihak terkait yang kesannya hanya fokus pada proyek-proyek pembangunan ketimbang pemeliharaan sarana olahraga.

Jajaran Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pidie Jaya juga menyesalkan sikap pemerintah daerah yang menelantarkan Stadion Cot Trieng. Padahal stadion itu menjadi satu-satunya di Pidie Jaya saat ini.| rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...