Breaking News

Sri, Gadis Bireuen yang Mahir Anyam Tikar

Sri, Gadis Bireuen yang Mahir Anyam Tikar
Sri dan anyaman kotak tisu dari bahan daun pandan. (Foto Amir)

Bireuen, BERITAMERDEKA.net - Beberapa gadis Bireuen sangat mahir menganyam daun pandan dengan berbagai produ,k seperti tikar, kotak tisu, tempat pulpen dan bantal untuk kursi tamu.

Hal ini diketahui saat wartawan BERITAMERDEKA.net menghadiri kegiatan "Pelatihan Pemberdayaan Pengrajin Tikar Pandan Tradisional Perempuan yang Terdampak Pandemi Covid-19", yang diadakan Indonesia Motivator Community (IMC) Aceh kerja sama dengan Pegadaian Syariah Cabang Bireuen, di Gampong Bugak Krueng Matee, Kecamatan Jangka, Bireuen, Sabtu (3/4/2021).

Sri Rahmawati (18), seorang gadis yang tergabung dalam Kelompok Bunga Pandan, mengaku belajar merajut dan menganyam tikar dari orang tua, sehingga mampu menganyam daun pandan dengan berbagai produk dan motif.

"Tiga lembar biasa selesai satu bulan," tegas gadis berstatus santri Raudhatul Maarif yang dipimpin Ayah Min Cot Trueng.

Menurutnya anyaman tikar lumayan sulit, tetapi tetap bisa jika mau menekuni. Ia belajar dan sering melihat ibunya menganyam.

Ketua IMC Aceh, Hj Ners Rosdiana, SKM, S.Kep mengaku akan membantu memasarkan produk ini di tingkat provinsi, nasional, dan internasional melalui instansi terkait.

"Jika nanti ada pesanan, harapan kami kelompok ini menjadi pusat produksi anyaman daun pandan," jelas Ners Rosdiana di hadapan ibu-ibu dan gadis pengrajin tikar pandan.

Menurutnya, banyak ibu-ibu yang menjual hasil anyamannya di kampung setempat, secara kredit, namun harganya tidak sesuai. Hal ini menjadi alasan IMC Aceh untuk membantu promosi produk ini. |AMIR|

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...