Breaking News

Shalat Tarawih Padat, Sebagian Tetap Pakai Masker

Shalat Tarawih Padat, Sebagian Tetap Pakai Masker
Saf sampai ke teras Masjid Kota Langsa | foto syafrul

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Pelaksanaan shalat tarawih menyambut 1 Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh dan sejumlah masjid di sejumlah kabupaten/kota kelihatannya tetap padat.

Kendati ditengah pandemi corona, tetap dipadati jamaah. Misalnya Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Seluruh saf di dalam masjid yang terletak di jantung kota Banda Aceh terlihat dipenuhi jamaah, baik jamaah laki-laki dan jamaah perempuan.

Sebagaimana dilansir Acehherald.com, meski di halaman depan dan samping kiri kanan masjid yang dibasahi hujan yang turun sebelum dan sesudah magrib, memang terlihat kosong dari jamaah shalat isya dan shalat tarawih.

Di dalam masjid, memang terlihat ada beberapa saf yang bolong, terutama di saf belakang antara laki-laki dengan saf perempuan.

Sedangkan jarak antara satu jamaah dengan jamaah lainnya disesuaikan dengan lebar marmar lantai masjid bersejarah tersebut. “Safnya tidak rapat-rapat. Dan juga tidak jarang sampai satu meter antara satu jamaah dengan jamaah lainnya,”.

Sejumlah masjid lainnya juga kelihatan dipadati dengan jamaah shalat tarawih.

Ratusan jamaah dari berbagai Gampong dalam wilayah kota Langsa memenuhi masjid Darul Falah Langsa untuk melaksanakan shalat tarawih malam pertama ramadhan.

Tarawih malam pertama menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1441 H itu disambut dengan antusiasme masyarakat Kota Langsa menjadi jamaah di mesjid kebanggan warga kota itu.

Sholat tarawih sebanyak 23 rakaat ditambah dengan sholat isya. Selanjutnya di isi dengan tausiyah sudah menjadi agenda tetap setiap tahunnya.

Salah seorang jamaah, Asnawi (36 ) kepada media ini mengatakan, ianya tetap menjaga kesehatan dan juga mengunakan masker sesuai dengan anjuran pemerintah.

Memasuki bulan ramadhan, ditengah mewabahnya virus Covid 19, kondisi ini menjadi dilematis bagi sebahagian warga menyikapinya.

Disatu sisi masyarakat diminta untuk tidak berkumpul, disisi yang lain ibadah berjamaah di bulan yang mulia ini menjadi menjadi keharusan.

Menurut jamaah lainnya, Zakaria (46) mengatakan situasi sekarang sangat sulit mengambil sikap, apalagi di bulan ramadhan ketika umat muslim melaksanakan ibadah puasa.

Karena itu, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk mengambil sikap demi keselamatan khalayak ramai.

Memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid 19 juga sangat penting, ibadah di bulan yang suci juga perlu.| Syafrul, red |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...