Breaking News

Bank Aceh

Setelah Tujuh Tahun Dibangun, Rumah Potong Hewan Pijay Ditelantarkan

Setelah Tujuh Tahun Dibangun, Rumah Potong Hewan Pijay Ditelantarkan
Ditelantarkan

Pidie Jaya, BERITAMERDEKA.net - Pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kabupaten Pidie Jaya yang berlokasi di pinggir Sungai (Krueng) Meureudu di Gampong (Desa) Jurong, Teupin Pukat, Kemukiman Kuta Simpang, Kecamatan Meurah Dua, kini terkesan bagaikan bangunan mubazir karena masih terus diterlantarkan.

Meski pembangunannya sudah lebih tujuh tahun rampung, namun hingga kini terkesan diterlantarkan begitu saja tanpa ada upaya untuk difungsikannya. Begitu juga dengan akses jalan masuk menuju RPH tersebut tidak tersedia, padahal itu sangat penting.

Kendati pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Pidie Jaya di Gampong (Desa) Jurong, Teupin Pukat, Kemukiman Kuta Simpang, Kecamatan Meurah Dua, sudah lebih tujuh tahun selesai dibangun, namun hingga kini belum juga difungsikan. Akses jalan menuju RPH juga tidak tersedia, padahal itu sangat penting.

Pantauan BERITAMERDEKA.net Rabu, 03 Juni 2020, di sekeliling bangunan RPH Pidie Jaya itu ditumbuhi hutan kecil, sehingga terkesan bangunan RPH itu berada di tengah-tengah hutan.

Begitu juga komplek RPH yang sudah dilengkapi pagar itu mulia ditumbuhi rumput dan semak menyebabkan sejumlah ternak seperti kambing merumput di sana.

Wartawan BERITAMERDEKA.net yang berusaha ingin mendapatkan keterangan dari pihak kompeten menyebutkan, Dinas Peternakan (Distannak) Pidie Jaya, sebenarnya sudah berupaya untuk memfungsikan RPH yang dibangun dengan dana APBN TA 2012. Namun terkendala dengan beberapa persoalan.

Pihak yang enggan ditulis namanya di Distannak Pidie Jaya itu menyebutkan, belum digunakanmnya RPH tersebut, karena belum lengkapnya beberapa peralatan yang dibutuhkan.

Distannak, sama sekali tidak menginginkan bangunan dimaksud dibiarkan terlantar atau tidak terpakai, Apalagi, kehadiran sarana itu dinilai sangat penting.

Tapi, untuk memfungsikan bangunan RPH memerlukan peralatan lengkap, sehingga proses pemotongan hewan ternak hingga siap untuk dipasarkan dagingnya sampai sekarang belum ada. “Diharapkan tahun 2020 ini RPH itu sudah bisa digunakan, “katanya.

Fasilitas yang belum tersedia di RPH itu antara lain, tempat pembuangan limbah, kandang istirahat, listrik, air bersih, dan yang terpenting lagi adalah peralatan.

Amatan BERITAMERDEKA, kondisi bangunan RPH disejumlah bagian bangunannya tampak sudah ada yang rusak. Diduga, itu terjadi karena tidak padatnya penimbunan tanah dasar sewaktu pembangunan dilakukan.

Begitu juga dengan tempat atau semacam dapur yang panjangnya kurang lebih 15 meter yang berada dalam bangunan juga nyaris patah atau melentur. Bagian lainnya terlihat pemasangan keramik pada dinding terkesan asal-asalan dibangun. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...