Breaking News

Sengit..! Prabowo Salip Ganjar  dan AHY Jadi Ancaman Baru

Sengit..! Prabowo Salip Ganjar  dan AHY Jadi Ancaman Baru
AHY

Jakarta, BERITAMERDEKA.net ' Hasil survei yang dilakukan Voxpopuli Research Center menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali salip Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut, sempat unggul dalam survei pada bulan Oktober 2020 yang lalu.
Sementara itu, tren positif didapat oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.
Survei ini dilakukan dalam rangka melihat elektabilitas para tokoh dalam kontestasi Pemilihan Presiden tahun 2024.
Sebagaimana dilansir dari siaran pers survei Voxpopuli Research Center, elektabilitas Prabowo semula turun dari 18,6 persen pada Juni 2020 menjadi 17,1 persen pada Oktober 2020, kini naik menjadi 18,9 persen.
Di sisi lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus menguntit dibawah Prabowo dengan angka elektabilitas 18,5 persen.
Angka tersebut terus mengalami kenaikan dari semula 15,6 persen pada Juni 2020 menjadi 17,6 persen pada Oktober 2020, dan kini naik menjadi 18,5 persen.
Dika Moehamad selaku Direktur Eksekutif Voxpopuli Research Center menjelaskan meski Ganjar Pranowo tidak lagi menempati posisi teratas namun ia tetap membayangi perolehan Prabowo dengan selisih 0,4 persen.
Disaat elektabilitas tokoh-tokoh lain stagnan atau bahkan turun, yang mengejutkan adalah elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono.
Setelah sebelumnya bergerak di angka 3,0 persen (Juni 2020) dan 2,1 persen (Oktober 2020), bulan ini elektabilitas AHY melejit menjadi 4,3 persen.
"Elektabilitas Ganjar dan AHY mengalami kenaikan di tengah stagnan dan menurunnya tokoh-tokoh lain, dengan urutan pertama kembali diduduki Prabowo," jelas Dika.
Memang Ganjar tetap menjadi rival kuat Prabowo dalam Pilpres 2024, namun AHY juga harus diperhitungkan lantaran terus mengalami kenaikan.
Tren positif elektabilitas AHY sekaligus berhasil menggeser elektabilitas mantan walikota Surabaya Tri Rismaharini yang kini menjabat Menteri Sosial.
Elektabilitas Risma relatif stabil, hanya naik sedikit dari 3,8 persen (Oktober 2020) menjadi 4,1 persen.
Demikian juga dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Elektabilitas Kang Emil turun sedikit dari 13,2 persen menjadi 12,8 persen, sedangkan Khofifah dari 5,6 persen menjadi 5,4 persen.
"Di antara tokoh-tokoh tersebut, hanya AHY yang elektabilitasnya naik signifikan, meskipun masih di posisi papan tengah," lanjutnya.
Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 26-31 Desember 2020, melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia yang dipilih secara acak dari survei sebelumnya sejak 2019.
Margin of error survei sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.(*)

Sumber:Jurnalpresisi
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...