Breaking News

Bank Aceh

Seminggu Terpilih Rektor Baru, Prof Syahrizal Diberhentikan Dari Direktur Pasca Sarjana

Seminggu Terpilih Rektor Baru, Prof Syahrizal Diberhentikan Dari Direktur Pasca Sarjana
Prof Farid Wajdi

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Mantan Rektor UINAR, Prof Farid Wajdi mengungkapkan bahwa Prof DR Syahrizal,M.Ag pernah dipecat dari Jabatan Direktur Pasca Sarjana, setelah pergantian rektor baru.

" Jabatan itu lantas diberhentikan tanpa alasan. Bukankah itu namanya dipecat dan tidak senang, atau memang ada unsur balas dendam," katanya kepada beritamerdeka.net Ahad 3 Mei 2020 dengan nada bertanya.

Farid sangat menyesalkan kondisi saat itu. Tidak karena beda pilihan dalam suksesi rektor, sehingga orang hebat dan pintar jadi korban. "Sekitar Seminggu terpilih rektor, ia langsung diganti," kata Farid.

Sebenarnya, Prof Syahrizal adalah sosok kalem, santun dan punya keilmuan yang mampuni. "Sudahlah, suksesi pun udah selesai. Syahrizal juga udah jadi korban. Selesailah," kata Farid.

Ketika Syahrizal maju sebagai Calon Kakanwil Kemenag Aceh, tambah Farid, juga ikut diganjal dengan pembatalan kelulusan tahap administrasi, ini juga sebuah pembungkaman karir.

Sebenarnya, rektor tidak boleh mengekang hak dosen atau pegawai untuk mengembangkan diri.

Meningkatkan profesionalitas, seperti melanjutkan study, mengikuti pelatihan spt Lemhanas, penelitian, bekerja sama dg instansi lain.

Berkarir di luar lembaga dengan berbagai alasan. "Malah minta berhenti dari PNS atau pindah institusi kerja juga hak PNS," jelasnya.

Demikian juga untuk ikut seleksi JPTP di Kanwil Kemenag Aceh, menurut Farid, sangat dibolehkan karena masih dalam satu kementerian, Kemenag RI.

Kecuali ada larangan dari Kementerian, dalam hal ini tidak ada larangan dan dibolehkan.

Menurut Farid, kini ada teman lain yang bekerja di luar kampus, sangat dibolehkan dan tidak ada masalah.

Misalnya, Kadis Syariat Islam Provinsi Aceh, Rektor Unmuha, Direktur STAIN Meulaboh dan banyak lainnya.

Menurut Farid, tidak ada aturan yang mereka langgar, malah menjadi hal positif untuk mendongkrak akreditasi UIN sendiri," Prof Syahrizal tetap ngajar juga di UIN seperti dulu waktu menjabat Kadis DSI Aceh," ungkapnya.

Persoalan yang menimpa Prof Syahrizal kini menjadi diskusi hangat berbagai kalangan dan banyak pertanyaan yang timbul.

Kendati pihak rektorat, sudah melakukan klarifikasi, dengan tujuan tidak menjadi konsumsi informasi yang tidak mencerahkan. " Kami sangat butuh Prof Syahrizal di kampus," ungkap H Gunawan, Wakil 1 Rektor UINAR itu.|bem|

Sponsored:
Loading...