Breaking News

Sekretaris KONI Nyaris Bogem Plt Kabid Pora Pendidikan Abdya

Sekretaris KONI Nyaris Bogem Plt Kabid Pora Pendidikan Abdya
Foto Ilustrasi

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net  - Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jufri diduga nyaris membogem Plt Kabid Pora pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ashar Abbas, Selasa (19/10/2021).

Kejadian ini berlangsung usai rapat koordinasi dan sinnkronisasi rencana anggaran Koni Abdya tahun 2021 dan 2022 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepada awak media, Azhar membenarkan kejadian itu. Dirinya sempat trauma dengan sikap emosional tiba-tiba yang dipertunjukkan oleh Sekretaris Koni Abdya ini. Sebab, saat rapat  berlangsung baik-baik saja walau berhawa sengit.

"Saya hendak bersalaman saat itu, tiba-tiba saya diseret keluar ruangan sambil mengatakan ini memang karena kamu, kamu buat perhitungan dengan saya," kata Azhar, mengulang kejadian kronologis beberapa jam lalu.

Azhar berujar, dari dalam ruangan dirinya tiba-tiba ditarik dibagian tangan keluar ruangan. Saat itu, Ia sudah berusaha meronta sebab tidak tahu sebab perubahan sikap seorang Sekretaris Koni itu.

"Saat menarik keluar saya berusaha melepas namun gagal," ujarnya.

Setiba diluar ruangan, lanjutnya, Azhar mengaku melihat Jufri berniat memukul. Tangannya sudah diremas. Saat itu dia terlihat marah-marah bahkan mengancam akan memukul.

"Saya tidak tahu kenapa dia (Jufri) marah-marah. Saya sempat bigung. Juga dengan perhitungan apa yang dia maksud," terangnya.

Untung saja, kejadian ini berlangsung saat peserta rapat sedang berjalan keluar dari ruangan rapat, sehingga dia tidak sempat dipukul karena cepat dilerai oleh pegawai lainnya.

Pasca kejadian itu mencuat, Ia mengaku sudah dipanggil oleh Bupati. Bupati meminta penjelasan mengenai kronologis kejadian sebenarnya dan mengkaji sikap apa yang diambil nantinya.

"Ia tadi sudah dipanggil (bupati)," ujarnya memungkasi.

Sementara Sekretaris Koni Abdya, kepada wartawan membantah hal itu. Dia mengatakan kejadian itu tidak benar."Tidak ada itu," katanya singkat. |Mustafaruddin |

Editor:
Sponsored:
Loading...