Breaking News

Sekda Nasjuddin Pantau Distribusi Masker Program GEMAS Aceh

Sekda Nasjuddin Pantau Distribusi Masker Program GEMAS Aceh
Sekda Nasjuddin menyaksikan simulasi pemakaian masker oleh guru di SMPN II Tapaktuan dalam kunjungannya ke sekolah memantau distribusi masker, Rabu (2/12/2020) Foto : Herian Syahputra

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net - Sekretaris Daerah Aceh Selatan H. Nasjuddin, SH.MM melakukan kunjungan mendadak ke beberapa sekolah guna memantau pendistribusian 48.439 lembar masker kain dan 11.552 lembar masker medis dari program Gerakan Masker Sekolah (GEMAS) Aceh.

Kunjungan Sekda ini turut didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Erdiansyah, S.Pd, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Selatan, Drs. Adi Multa serta Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementrian Agama Aceh Selatan, Drs. Mukhlis. Rabu (2/12/2020).

Sasaran yang dikunjungi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tapaktuan penangung jawab (Penmad) Kantor Kementrian Agama, Sekolah Menengah Pertama II Tapaktuan, penangung jawab Disdikbud dan SMAN 1 Tapaktuan ranahnya Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Selatan

“Kita hanya memeriksa apakah proses penyerahan masker kepada siswa dan guru/tenaga pendidik sudah sesuai petunjuk tehnis dari program Gemas, sebab guru harus mengajarkan siswa cara menggunakan masker yang baik dan benar,” kata sekda disela sela pemantauan.

Bupati Aceh Selatan, sambungnya akan melaporkan seluruh kegiatan ini kepada Gubernur Aceh, karenanya seluruh kegiatan pembagian masker melalui program Gemas harus berjalan sesuai petunjuk.

Menurut Sekda, penggunaan masker bagian dari protocol kesehatan harus dibudayakan dan sekolah adalah salah satu tempat yang rentan penyebaran virus. Jika seluruh siswa dan pendidik menggunakan itu maka rantai penyebaran virus dapat terputus sehingga murid yang belajar secara tatap muka terbebas dari virus COVID-19.

Kadisdikbud Erdiansyah menambahkan program Gemas membuktikan Pemerintah Aceh sangat serius memberantas penularan virus corona. Untuk itu kepala sekolahpun tidak boleh lalai wajib juga serius mengawasi siswanya dan Guru dalam penggunaan masker ini.

“Pembagian masker ini juga diikuti dengan pembagian brosur serta simulasi penggunaan masker kain yang benar sebagaimana tertera dalam brosur, mulai dari cuci tangan dan melepaskan masker tampa menyentuh bagian depan masker,” ujar Erdiansyah

Terkait sarana cuci tangan pakai sabun atau alat lain untuk protocol kesehatan sambung kadis, Tiap sekolah sudah menggunakan relaksasi dana BOS untuk protokal kesehatan.|Herian|



Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...