Breaking News

Bank Aceh

Sebut Habib Rizieq Tukang Jual Obat, Rumah Artis Nikita Mirzani Dijaga Ketat Polisi 

Sebut Habib Rizieq Tukang Jual Obat, Rumah Artis Nikita Mirzani Dijaga Ketat Polisi 
ilustrasi, rumah baru artis Nikita Mirzani

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Pernyataan artis Nikita Mirzani yang menyebut 'habib tukang obat' menimbulkan reaksi dari Front Pembela Islam (FPI) hingga PA 212. Nikita Mirzani diancam akan dilaporkan ke polisi hingga digeruduk rumahnya jika tidak meminta maaf atas pernyataannya itu.

Terkait hal itu, Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, pihaknya akan melakukan patroli di lingkungan tempat tinggal Nikita Mirzani.

"Dari semalam anggota kami sudah patroli pengamanan di sekitar kediaman yang bersangkutan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

 Agus mengatakan, patroli di lingkungan tempat tinggal Nikit Mirzani masih dilakukan. Tidak ada permintaan dari Nikita Mirzani soal pengamanan ini, namun Agus mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

 "Sebagai penjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan, kita tetap mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya berharap tidak ada gesekan terkait kejadian itu.

"Tentunya kita juga berharap tidak ada hal-hal itu seperti yang disampaikan di berita viral tersebut, kita berharap semua aman terkendali dan tidak ada gesekan di wilayah kita," tuturnya.

Berapa personel yang akan diturunkan?

Ia menambahkan, personel pengamanan yang diturunkan untuk melakukan patroli disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

"Masalah jumlah kita normatif, kita melihat situasi hanya sifatnya pengamanan biasa," imbuhnya.

 Hal ini berawal ketika Nikita Mirzani mengomentari kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi yang disambut oleh massa. Lalu bintang film Comic 8 itu menyebut bahwa 'habib adalah tukang obat'.

"Gara-gara Habib Rizieq pulang sekarang ke Jakarta, penjemputannya gila-gilaan. Nama habib itu adalah tukang obat. Screenshot! Nah nanti banyak nih antek-anteknya mulai nih, nggak takut juga gue," ujar Nikita di Instagram Stories.

Komentar tersebut mendapat kecaman dari pendukung Habib Rizieq Syihab, Ustaz Maaher At-Thuwailibi. Dia menyebutkan akan menurunkan 800 orang untuk menggeruduk rumah Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani

"Kepada saudari Nikita Mirzani yang sudah menyudutkan dan merendahkan imam besar kami Habib Rizieq dengan sebutan tukang obat. Tidak layak seorang muslimin dan muslimat yang mengaku beriman kepada Allah dan Rasulnya menghina seorang ulama, apalagi beliau adalah cucu dari para cucu baginda Rasulullah SAW. Kalau kita tidak bisa menjadi orang saleh, setidaknya jangan memusuhi orang-orang saleh," ujar Maaher.

 "Kepadamu l**** oplosan, penjual s*********** saya imbau 1X24 jam kau tidak melakukan klarifikasi dan permintaan maaf di depan publik secara terbuka saya Maaher At-Thuwailibi secara terbuka bersama 800 laskar pembela ulama akan mengepung rumahmu. Saya serius, saya tidak main-main, kita lihat apa yang terjadi. Darah kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasulullah SAW," lanjutnya.

Lalu bagaimana tanggapan Front Pembela Islam (FPI)?

"Tanggapan kami, sampah tidak perlu ditanggapi," kata tim kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar melalui pesan singkat, Jumat (13/11/2020).

Nikita memang bukan tanpa alasan menyebut nama Habib adalah tukang obat. Ucapan tersebut merupakan respons Nikita soal keramaian saat penjemputan Habib Rizieq Syihab di Bandara Soekarno-Hatta dari Arab Saudi beberapa hari lalu.

Kembali ke Azis. Dia menegaskan tindakan yang dilakukan FPI harus atas perintah Habib Rizieq. Untuk saat ini, sebut Azis, pihaknya tak mau menanggapi pernyataan Nikita lebih jauh.

"Kami bertindak jika ada perintah dari Imam Besar Habib Muhammad Rizieq Shihab. Untuk saat ini respons kami, sampah tidak perlu ditanggapi," ungkapnya.

Respon serupa juga disampaikan Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Dia juga menyebut pernyataan Nikita sampah.

"Sampah tidak usah ditanggapi," tegasnya.(*)

Sumber:detik.com
Sponsored:
Loading...