Breaking News

Bank Aceh

Sebelum Masuki 5 Juni, Perbatasan Aceh-Sumut Tetap Dijaga Ketat

Sebelum Masuki 5 Juni, Perbatasan Aceh-Sumut Tetap Dijaga Ketat
Dijaga ketat

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net – Setelah sekian lama bus angkutan penumpang umum dilarang memasuki ke wilayah Provinsi Aceh karena kondisi wabah virus corona.

Mulai, Jumat 5 Juni 2020 mendatang kembali diperbolehkan masuk ke Aceh. Kini perbatasan tetap dijaga ketat.

Akibat kondisi yang belum normal itu, sehingga menyebabkan perbatasan jalan nasional Aceh-Medan, di perbatasan Kabupaten Aceh Tamiang – Sumatera Utara (Sumut) hingga Rabu 3 Juni 2020 masih dijaga ketat petugas gabungan di Pos Check Point Aceh Tamiang.

Demikian disampaikan Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Dicky Sondani, S.I.K, M. H, kepada media. Namun, katanya, hingga saat ini mobil pribadi masih boleh masuk Aceh asalkan ada surat keterangan bebas Covid-19.

Sementara untuk bus angkutan yang membawa penumpang masih dilarang masuk Aceh. “Pada tanggal 5 Juni jam 00:00 bus yang membawa penumpang boleh masuk ke Aceh, namun tetap mematuhi protokol kesehatan seperti semua penumpang wajib memakai masker, ada surat bebas Cpvid-19 dan menjaga jarak, “jelas Dirlantas Aceh itu.

Dikatakan Dirlantas, terkait beredarnya informasi ada petugas yang menerima uang dari masyarakat agar bisa masuk ke Aceh, itu tidak benar.

“Kalau benar ada uang Rp.30.000 untuk bisa masuk ke Aceh, tolong buktikan siapa oknum yang menerima uang tersebut, “kata Dirlantas.

Seluruh petugas polisi telah bekerja keras menjaga perbatasan Aceh – Sumut sejak tanggal 21 Mei 2020, sehingga Aceh bisa mendapatkan predikat zona hijau.

Patut apresiasi kinerja TNI/Polri, Dishub, Satpol PP dan Dinas Kesehatan yang telah mencegah penyebaran Covid-19 di perbatasan Aceh. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...