Breaking News

Sebelum ke Langsa, Pekerja Pemasang Pipa Gas Mengaku Sudah Dikarantina di Kampungnya Brebes

Sebelum ke Langsa, Pekerja Pemasang Pipa Gas Mengaku Sudah Dikarantina di Kampungnya Brebes

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Salah seorang pekerja galian pemasangan instalasi gas PT.Adhi Karya, Saefuddin asal Desa Pare Rejak Kecamatan Banjar Harjo Tegal Kabupaten Brebes Jawa tengah, kepada BERITAMERDEKA.net, ketika di temui pada saat sedang bekerja, Rabu 17 Juni 2020 mengakui, bahwa sebelum keberangkatan ke daratan Aceh Kota Langsa sudah melakukan Karantina mandiri selama 14 hari, selanjutnya dilakukan Rapid tes di tempat asalnya selanjutnya baru diberangkatkan.

Katanya lagi, sampai di Langsa selama 6 hari mereka mengisolasi diri, baru kemudian di Rapid tes oleh pihak kesehatan Pemerintah Kota Langsa.

Pekerja asal Brebes

"Hari Minggu 14 Juni 2020, sebelumnya saya diambil darah melalui lengan dan setelah itu di Rapid tes, di ruko mess pekerja pak,, hasilnya negatif pak" jelasnya.

General Affair Bagian Umum PT Adhi Karya, Proyek Jaringan Gas Kota Langsa, Surya mengklarifikasi, terkait berita, warga dan media dibohongi terkait karantina pekerja asal Brebes, Rabu 17 Juni 2020

kata Surya lagi, bisa kami jelaskan sebagai berikut, rencana test Rapid di lakukan hari Senin tgl 14 juni 2020. Akan tetapi, pihak yang memfasilitas test Rapid dalam hal ini dokter AKBAR, menyampai kalau Rapid tes di majukan hari minggu tgl 14 juni 2020.

Lebih lanjut dijelaskan Surya, tentu pihak PT. Adhi Karya tidak punya kewenangan utk menolak, sebab keputusan di tangan team gugus tugas covid kota Langsa dan dokter Akbar.

"Saya klarifikasi, ADHI KARYA sebagai pelaksana proyek JARINGAN GAS di kota LANGSA, tidak pernah melakukan kebohongan seperti yang di muat pada media masa beberapa hari yang lalu. Kami selalu membuka komunikasi dgn semua elemen masyarakat termasuk awak media.
Ke depan kami berharap, kerjasama utk kelancaran proyek JARINGAN GAS di kota Langsa krn masyarakat bawah yg akan menikmati dan merasakan langsung, hasil dari proyek JARGAS ini," ungkap Surya.

Akhirnya Surya mengatakan, kami tentu tdk sempurna, siapa pun jika di cari cari kesalahan pasti ada kekurangan, harapan kami, mari saling support demi kelancaran jaringan Gas kota Langsa ini.

Sementara itu, dr. Akbar yang dihubungi sekira pukul 15.24 Wib terkait pelaksanaan rapid tes para pekerja lebih awal mengatakan, sama pak Yanis dan Dinkes, saya diperintah mereka, menjawab melalui pesan WhatsAppnya.

Sekretaris Dinkes Langsa

Sementara, Sekretaris Dinkes Kota Langsa, Erizal SKM M.Kes yang dihubungi via ponselnya terkait pelaksanaan rapid tes lebih awal mengatakan, dikarenakan alat Rapid sampai lebih awal dari perkiraan.

"kita rencanakan hari senin 15 Juni 2020 karena diperkirakan alat rapidnya sampai hari minggu sore, tapi informasi dari humas PT. Adhi Karya kalau alat rapidnya sampai minggu pagi, makanya langsung kita rapid," ungkap Erizal menjelaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, adanya tundingan terhadap para pekerja PT. Adhi Karya asal Kabupaten Brebes Jawa Tengah yang notabene dari zona merah pandemik Covid 19, mereka setiba di kota Langsa tidak dikarantina dan Dirapid tes lebih awal. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...