Breaking News

Salurkan Paket Lebaran untuk Pemulihan Ekonomi Terdampak Covid-19

Salurkan Paket Lebaran untuk Pemulihan Ekonomi Terdampak Covid-19
Keuchik Rheum Timu, bagikan paket lebaran kepada terdampak covid-19. (Foto Umar A Pandrah)

Bireuen, BERITAMERDEKA.net - Pandemi Covid-19 membawa pengaruh luar biasa terhadap iklim usaha di Kabupaten Bireuen. Aktivitas produksi sempat terhambat. Daya beli masyarakat juga menurun.

Demikian dikatakan Keuchik Rheum Timu, Kecamatan Simpang Mamplam, Firdaus Salatina, Jum'at (7/5/2021) di desa setempat.

Keuchik Firdaus mengatakan, jelang lebaran Idul Fitri, pihaknya harus menyediakan paket lebaran untuk warganya, berupa gula, sirup, minyak goreng, susu, dan lain-lain. Ini akibat pandemi Covid 19, angka pengangguran di desanya meningkat, dimana 19 warganya rata-rata putus lapangan kerja, dan kini menjadikan pengangguran.

Oleh karenanya Pemerintah  Aceh harus mengambil langkah-langkah taktis dan strategis, agar angka pengangguran  itu berkurang, ujar Firdaus.

Pemerintah  Gampong kerap berada di posisi dilematis. Terutama saat menentukan bekerja di BUM Gampong yang upahnya sangat minim dan tidak mungkin tertampung semuanya.

Kepala Desa pun, mengaku harus memeras otak untuk memenuhi tuntutan kelompok pekerja, yaitu menaikkan upah minimum pekerja.

Karena itu, Ia tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Terutama kepentingan pekerja bisa mengakibatkan arus modal keluar. Upah minimum naik tinggi, tapi, perusahaan milik gampong tidak bisa produksi.  Kedepan mereka terpaksa menciptakan lapangan kerja yang upah pekerjaannya terjangkau.

Sistim penyerapan tenaga kerja bagi warga itu, mulai diterapkan beberapa usaha BUMG di kecamatan lainnya. Ini juga tidak mungkin bertahan, ada beberapa pengusaha tambak udang Vadame tidak berniat menanam modal dikawasan ini. Mereka melirik wilayah upah minimum pekerja nya  lebih rendah. Itu yang sering terjadi, sebut Keuchik Firdaus. |Umar A Pandrah|

Editor:
Sponsored:
Loading...