Breaking News

Ribuan Lalat Serang 8 Desa di Kuala Batee

Ribuan Lalat Serang 8 Desa di Kuala Batee
Ribuan ekor lalat terjaring lem kertas. Serangan Lalat, bikin resah warga setempat. (Foto Mustafaruddin)

Blangpidie, BERITAMERDEKA.net – Ribuan ekor lalat menyerang delapan desa di Kecamatan Kuala Batee, Aceh Barat daya (Abdya). Warga meyakini, asal lalat dari tempat usaha peternakan ayam yang berjarak 60 meter dari Gampong Lhok Gajah.

Delapan desa yang diserang ribuan ekor lalat tersebut, yakni Desa Ie Mameh, Rumoh Panyang, Alu Pisang, Lhok Gajah, Muka Blang, Krueng Batee, Lama Muda, dan Keude Baro.

Warga pun resah dengan serangan lalat tersebut. Pasalnya lalat ini sudah sangat mengganggu, baik di tempat jualan, bahkan masuk ke rumah penduduk. “Kami dalam satu hari, menghabiskan sepuluh lembar lem lalat yang terbuat dari kertas," kata salah seorang warga Kampung Keude Baro yang berjualan mie, kepada BeM, Selasa (18/5/2021).

Sementara itu, Syamsuddin Ismail, warga Kuala Batee mengungkapkan, warga disana mulai khawatir, lalat tersebut membawa bakteri yang menyebabkan masyarakat terjangkit penyakit.

"Ngeri kita melihatnya, kalau berkerumun tampak menghitam karena jumlahnya banyak sekali," ungkap Syamsuddin.

Ditambahkannya, penyebab banyaknya lalat, itu diduga berasal dari tempat usaha peternakan ayam milik perusahaan Pok Phand, diperkirakan berjarak 60 meter dari pemukiman warga. "Kita sudah tidak merasa nyaman lagi.”

Menurut Syamsuddin, saat ini Pok Phand memiliki 7 kandang ayam. “Kita berharap agar mereka mengatasi persoalan ini, karena sudah dua tahun ini masyarakat menanggung wabah lalat, jangan sampai mereka yang mendapat keuntungan sedangkan masyarakat menerima efek negatifnya,” ujarnya.

Editor:
Sponsored:
Loading...