Breaking News

Rencana Vaksinasi Covid-19 di Aceh Masih Tahap Pendataan

Rencana Vaksinasi Covid-19 di Aceh Masih Tahap Pendataan
Sri Milda, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit  Dinas Kesehatan Aceh Selatan

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net- Masih pro contra terkait keberadaan Vaksin Covid Namun Pemerintah Provinsi Aceh berencana melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat yang diperkirakan pada awal bulan Desember 2020

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan Novi Rosmita, melalui Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit Sri Milda SKM, membenarkan hal ini tetapi kata dia, imunisasi vaksin covid-19 di provinsi Aceh masih tahap perencanaan.

“Saat ini, Kemenkes RI melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh meminta kami (Dinkes Aceh Selatan) melakukan pendataan dan planning kegiatan imunisasi vaksin covid-19,” ujarnya melalui pesan singkat whatsapp saat dikonfirmasi media ini, Senin (26/10/2020) petang.

Pemberian imunisasi ini menurutnya bagian dari upaya untuk meningkatkan imunitas masyarakat selain tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat untuk memutus rantai penularan COVID-19,

Mantan jubir Gugus tugas penanganan covid 19 Aceh Selatan ini menjelaskan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi Covid-19, vaksinasi diberikan pada kelompok rentan usia 18-59 tahun.

Mereka, sambungnya terdiri dari tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang pada fasilitas pelayanan kesehatan. Sedangkan pada kelompok prioritas lainnya yang ditetapkan berdasarkan kajian epidemiologi dan kebijakan operasional vaksinasi Covid-19 diberikan kepada petugas pelayanan publik,

Pelayan public dimaksud yakni petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat, seperti TNI-Polri, petugas bandara, petugas stasiun kereta api, petugas pelabuhan, pemadam kebakaran, petugas PLN dan PAM yang bertugas di lapangan.

Kemudian untuk kelompok risiko tinggi lainnya, yaitu kelompok pekerja yang merupakan kelompok usia produktif dan berkontribusi pada sektor perekonomian dan pendidikan, serta penduduk yang tinggal di tempat berisiko seperti kawasan padat penduduk.

“Selanjutnya para kontak erat Covid-19, yaitu orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau terkonfirmasi. Berikutnya administrator pemerintahan dalam bidang pelayanan publik,” ungkap Sri seraya mengaku masih dalam pendataan maka belum bisa menyampaikan berapa orang di Aceh Selatan yang akan divaksin dalam tahap pertama nanti.|herian|



Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...