Breaking News

Ratusan Pendemo Serbu Pendopo, Bupati Penuhi Tuntutan Mereka

Ratusan Pendemo Serbu Pendopo, Bupati Penuhi Tuntutan Mereka
Bupati Syarkawi ketika memberikan pernyataan tentang pencopotan Kalaksa BPBD | foto ist

Benar Meriah, BERITAMERDEKA.net - Bupati Bener Meriah, Tgk. H. Sarkawi menonaktifkan Abdul Kadir dari jabatannya sebagai Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bener Meriah.

Bupati yang juga seorang ulama itu, akhirnya memenuhi tuntutan para pendemo. Mereka merupakan korban kebakaran. Kalaksa BPBD,  Abdul Kadir dicopot dari jabatannya, sesuai tuntutan pendemo.

Penonaktifan itu, menyulut adanya desakan massa yang mendatangi Pendopo Bupati Bener Meriah yang menilai Kalaksa BPBD lalai dalam mengantisipasi musibah kebakaran yang terjadi dalam dua hari berturut.

Sebagaimana diketahui,dalam dua hari ini Bener Meriah dilanda kebakaran, pertama Pasar Simpang Tiga Redelong, yang menghanguskan puluhan rumah, serta hari ini kebakaran terjadi di Kampung Ujung Gele, yang menghanguskan dua unit rumah. Kedua daerah ini terletak di Kecamatan Bukit.

Warga yang mulai tersulut emosi, lantaran tidak tersedianga armada Pemadam Kebakaran yang memadai untuk menangani kobaran api. Hari ini, di Ujung Gele, api terpaksa dipadamkan menggunakan tangki air milik Dinsos dibantu water canon milik Korps Brimob.

Atas dasar itulah, ratusan warga mendatangi Pendopo Bupati, Sabtu petang 15 Agustus 2020. Warga, yang datang dengan luapan emosi meminta Kalaksa BPBD dicopot, karena lalai dengan tugasnya.

"Hari ini, Kalaksa BPBD kita nonaktifkan. Yang bersangkutan juga meminta demikian," kata Abuya kepada wartawan.

Abuya mengatakan, saat ini pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap BPBD Bener Meriah. Lain itu, Abuya mengatakan bahwa Armada Damkar yang rusak akan segera diperbaiki.

"Saat ini, sudah ada armada Damkar yang telah selesai diperbaiki, dan sudah bisa digunakan," tegas Abuya.

Dikatakan lagi, pihaknya saat ini juga masih menunggu kedatangan satu unit armada baru. "Dalam beberapa waktu ini akan tiba, barangnya sudah dipesan," kata Abuya.

Belum lagi, pihaknya juga sudah berkoordinasi ke Provinsi untuk mendapatkan bantuan satu unit tambahan armada Damkar. "Ini juga sudah dikoordinasikan," demikian Abuya Sarkawi. (*)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...