Breaking News

Ratusan Massa Ormas Islam Kecam Presiden Prancis

Ratusan Massa Ormas Islam Kecam Presiden Prancis

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Ratusan Massa tergabung  dalam aliansi Ormas Islam Aceh Menengecam kebiadaban Presiden Francis Manuel Mercron, Selasa 3 November 2020.

Dalam aksi demo di depan Masjid Raya Baiturrahma ikut dihadiri Ketua DPRK, Kadis Syariat Islam Banda Aceh, dan Seluruh Ormas Islam Aceh Antaranya, NU, Tastafi, FPI, BKPRMI, KAMMI dan sejumlah Ormas lainnya yang ada di Banda Aceh.

Orasi pertama dimulai dari Ketua Tastafi Benda Aceh Ust Umar Rafsanjani yang mengencam keras dan siap melawan presiden itu.

" Demi Rasulullah siap saya korbankan nyawa, Dia sangat biadab saya siap berhadapan dan melawan iblis Macron itu one by one," teriaknya dengan nada emosi.

Sementara Ketua  DPRK Banda aceh Farid Nyak Umar juga mengutuk keras atas perlakuan Presiden Prancis yang mengizinkan membuat karikatur Nabi Muhammad di surat kabar negaranya.

Sebagai muslim, darah kita mendidih ketika mendengar hal itu. Kalau seandainya di negara kejadian itu di Indonesia maka sudah diproses hukum, cukup banyak yg sudah ditahan gara-gara menghina agama.

Emanuel Macron telah menghina Rasullullah, secara resmi di DPRK pihaknya juga telah menyampaikan dalam rapat dengan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melawannya dimulai dari hal yg kecil untuk tidak memakai produk produksi Prancis.

Kepada Pemerintah Aceh ianya meminta untuk mempertimbangkan kembali kerja sama dalam bentuk apapun, Selaku ketua DPRK sangat merasakan bagaimana batin rakyat Kota Banda Aceh.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kadis syariat Islam Kota Banda Aceh Ridwan, yang meminta untuk bersatu seluruh Umat Islam dalam melawan presiden itu

"Nabi Muhammad hamba yang benar itu terbukti dari  cara yang dilakukanya dalam membawa peradaban baru, salah satu melawannya kita fokus untuk membaikot produk produk dari Prancis, ".

Aksi tersebut berjalan dengan damai hingga selesai dan setelah melakukan orasi oleh semua perkwakilan ormas. | agus liandi |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...