Breaking News

Ratna Sari Dewi, Janda Bung Karno Kini Banting Stir Jadi Youtuber di Jepang

Ratna Sari Dewi, Janda Bung Karno Kini Banting Stir Jadi Youtuber di Jepang

BERITAMERDEKA.net - Ratna Sari Dewi Soekarno, istri kelima Presiden Pertama RI Soekarno ini sejak dua tahun terakhir aktif menjadi seorang Youtuber. Melalui kanal Youtube bernama Lady. Dewi Channel, dia rutin mengunggah konten-konten berbahasa Jepang dan Inggris.

Perempuan yang terlahir dengan nama Naoko Nemoto tersebut memulai debutnya sebagai Youtuber sejak 9 Juli 2019 lalu. Melalui Youtube yang dibuatnya, Dewi Sukarno berjanji akan menyajikan berbagai hal menarik yang mungkin masih banyak orang belum mengetahuinya.

“Saya memulai sebagai Youtuber seperti juga orang lain melakukan hal yang sama,” kata dia.

Kanalnya pun cukup mendapat banyak perhatian, terutama dari warga Jepang. Namun netizen asal Indonesia pun banyak pula yang menikmati sajian kontennya. Salah satu videonya bahkan sudah mendapat 1,3 juta views.

Konten yang diunggah pun beragam, beberapa bahkan sempat viral di dalam negeri. Salah satunya ketika Dewi Sukarno mencoba mencoba permainan Yu-Gi-Oh. Video ini sempat mencuri perhatian warga net hingga masuk pemberitaan di Tanah Air.

Perempuan kelahiran Jepang tersebut memang tak pernah berhenti beraktivitas, meskipun usianya tak bisa disebut muda lagi. Bayangkan, Dewi Sukarno yang lahir pada 6 Februari 1940 ini sudah memasuki usia 81 tahun.

Namun begitu, dia memang tetap menyajikan konten yang jarang dilakukan orang sebayanya. Dalam unggahan terbarunya, dia bersemangat melakukan pemotretan bawah air di sebuah kolam renang, lengkap dengan gaun putih yang cantik.

Ketika itu, dia tengah mencoba ketahanan eyeliner terhadap air. Di akhir video, dia pun sempat mengungkapkan bahwa dia sangat menikmati pemotretan itu dan menyebutnya “menyenangkan”.

Video tersebut pun menuai beragam komentar dalam bahasa Jepang. Namun, beberapa komentar cukup menarik perhatian karena disampaikan dalam bahasa Indonesia.

“Wow, walaupun usia sudah lajut tapi tetap cantik,” kata akun juragan angler.

“Semoga ibu dewi soekarno panjang umur terus ya. Jangan lupakan negara indonesia ya bu,” tulis Daniel Gaming Channel.

“Salam dari indonesia Lady Dewi, semoga sehat selalu..” komen cumagw1.

Masih cinta

Perempuan yang lahir di Tokyo, Jepang, tersebut pernah menceritakan kisah pertemuannya dengan mendiang suaminya, Bung Karno. Ketika itu, usianya baru 19 tahun, terpaut jauh dengan Bung Besar.

Dewi bertemu dengan Soekarno pada Juni 1959. Gadis Jepang itu berkenalan dengan Soekarno lewat seseorang ketika Bung Karno berada di Hotel Imperial, Tokyo.

Ternyata, dia tak serta merta jatuh cinta saat melihat sosok Soekarno. Menurutnya, ia tak bisa langsung jatuh cinta begitu saja kepada sosok hebat seperti Soekarno.

“Kamu enggak bisa jatuh cinta gitu aja sih ke orang yang hebat seperti beliau. Itu akan terdengar biasa,” ucap dia ketika berbincang di kanal Youtube Maya Putri pada Selasa, 17 Agustus 2021.

Dia menilai Bung Karno seperti memiliki magnet. Kesan pertamanya, ia memandang Soekarno sebagai sosok yang bermartabat.

“Dia sangat bermartabat, dan matanya sangat sangat bersimpati, dan dia kharismanya luar biasa,” Dewi berkisah.

Lebih lanjut Dewi mengungkapkan, Soekarno adalah sosok yang sangat dermawan dan baik hati. Selain itu, Bung Karno juga sangat dihormati rakyatnya. Dewi pun mengaku mengagumi segala hal dalam diri Soekarno.

"Segalanya, beliau bagai kamus hidup. Beliau tahu segala hal," kata dia.

Ratna Sari Dewi menikah dengan sang proklamator saat usianya baru menginjak 19 tahun. Dari pernikahannya tersebut, Dewi dan Soekarno dikaruniai anak semata wayang bernama Kartika Sari Dewi Soekarno.

Sebelum menjadi istri Soekarno, Dewi adalah seorang pelajar sekaligus entertainer.

Dalam A Life in the Day of Madame Dewi diceritakan, setelah bercerai dengan Soekarno, Dewi pindah ke berbagai negara, termasuk Swiss, Perancis, dan Amerika Serikat. Pada 2008, ia memutuskan di Shibuya, Tokyo, Jepang.

Meskipun akhirnya bercerai, Bung Karno pernah mengakui bahwa ia selalu mencintai Ratna Sari Dewi. Pengakuan itu tertulis dalam buku Bung Karno: Perginya Seorang Kekasih, Suami & Kebanggaanku (1978).

Sang proklamator bahkan berpesan agar dimakamkan dalam satu liang lahat dengan Ratna Sari Dewi kelak.

“Kalau aku mati, kuburlah aku di bawah pohon yang rindang. Aku mempunyai istri yang aku cintai dengan segenap jiwaku. Namanya Ratna Sari Dewi. Kalau ia meninggal, kuburlah ia dalam kuburku. Aku menghendaki ia selalu bersama aku.”(*)

Sumber:Bentengsumbar
Sponsored:
Loading...