Breaking News

Bank Aceh

Pusat Pasar Dan Jalan Utama Masih Terendam

Pusat Pasar Dan Jalan Utama Masih Terendam
Kawasan Badan Jalan Utama di Neusu | foto r ismail

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net - Suhu udara di kawasan Banda Aceh, saat ini pada siang hari rata-rata 28 derajat celcius dan terjadi kelembapan udara.

Bahkan masih terus menerus diguyur hujan lebat selama dua hari mulai sejak, Kamis 7 Mei 2020 pukul 09:30 WIB hingga Jumat, 8 Mei 2020 sore, masih terus hujan, memungkinkan suhu dingin atau hujan meningkat selama Ramadhan 1441 Hijriah.

Disamping siang dan malam hari udara terasa dingin dan juga lembab. “Kalau suhu seperti itu berturut-turut dalam dua hari meningkat, memungkinkan pada sore dan malam hari terjadi hujan kembali dan terus berlanjut.”

Data BMKG suhu udara rata-rata 28 derajat celcius dan terjadi kelembaban, dalam minggu-minggu ke depan potensi curah hujan di daerah lereng pegunungan dan perkampungan serta perkotaan diperkirakan akan masih terjadi.

Hujan pada siang, sore hari, bahkan pada malam hari diperkirakan masih akan terus mengguyur wilayah Kota Banda dan Aceh besar.

Menurut data pada Badan Metorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam minggu sekarang ini, intensitas curah hujan tergolong lebat, memungkinkan sejumlah daerah bakal dilanda banjir kiriman dari hulu sungai.

Hujan lebat selama dua hari itu tidak hanya mengguyur di Banda Aceh, tapi juga di Aceh Besar. Selama dua hari guyuran tidak henti-henti menyebabkan sejumlah pemukiman penduduk di beberapa kawasan Banda Aceh terendam banjir.

Banyak badan jalan utama dipusat perkotaan ikut terendam. Begitu juga sejumlah ruas jalan, seperti jalan utama lintas Neusu tembus Jalan Danu Broto – Lamlagang nyaris tak bisa dilewati.

Akibat genangan air menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor, tiba-tiba motornya mogok alias mati saat menerobos air.

Sebagaimana diakui Syahruna, dia berusaha melewati genangan air itu dengan sangat hati-hati dengan gas yang begitu kencang.

Tapi sial saat mau menaiki jalan yang lebih tinggi sepeda motor saya mogok karena terhalang dengan kenderaan di depan yang duluan mati mesinnya.

Sejumlah warga yang bermukim di kawasan rendah dan rawan banjir was-was seraya berharap air sungai Kreung Daroy, Krueng Lamnyong, dan Krueng Doy tidak meluap.

Warga khawatir air sungai itu beradu dengan pasang purnama.

Pantauan BERITAMERDEKA, Jumat, 8 Mei 2020, hingga selepas (ba’da) Ashar. Hujan masih saja mengguyur lebat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Sejumlah warga khawatir jika guyuran hujan masih terus berlangsung, banjir genangan air akan semakin parah.

Kalau di pusat Kota Banda Aceh genangan air terparah di Jalan Mohd. Jam, Jln. KH Ahmad Dahlan, Jln Tentera Pelajar Merduwati, TKW Abdul Jalil, dan sejumlah jalan lainnya terlihat dipenuhi air.

Begitu juga di kawasan Pasar Neusu, Pasar Peuniti, sejumlah pemilik toko bersiap-siap mengangkat  barang dagangannya ke tempat yang lebih tinggi. | r ismail |

Sponsored:
Loading...