Breaking News

Praktik Culas Surat Palsu Covid - 19

Praktik Culas Surat Palsu Covid - 19
Ilustrasi

PREDIKSI Covid 19 akan menurun tensinya dan berakhir awal 2021, hanya isapan jempol. Peukan pertama awal tahun malah covid di negeri ini tambah menjadi.

Secara angka satu hari mencapai 8 ribu hingga 10 ribu lebih kasusnya. Luar biasa, mengenaskan. Bahkan pecah rekor sebelumnya, baik kasus pada tahun 2020, tidak pernah ada capai 9 ribu dalam sehari.

Pemerintah terus berupaya menekan penyebaran virus mematikan. Walau dalam kepanikan tersembunyi terus membuat aturan untuk pencegahannya.

Lockdwon, PSBB, Program 3M, dan sebagainya. Dana sudah melayang triyunan dalam upaya menyukseskan program tetsebut, penyebaran belum bisa juga ditekan.

Pusing...., memang pemerintah makin pusing dibuat Covid 19. Belum lagi pusing karena terjadi bocoran dana dan longgarnya kebijakan.

Bocor dana jelas terjadinya penyelewengan dan korupsi. Longgarnya atau korupsi kebijakan juga tak kalah pentingnya.

Tujuan pemerintah memutus mata rantai virus tak bisa berjalan baik. Misal penjualan surat palsu covid, bagi penumpang pesawat terbang bagaikan sindikat yang terstruktur.

Sebagaimana diutarakan Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (LPPC19-PEN) Arief Poyuono.

Menurutnya, debaran virus corona yang makin meningkat dianggap sebagai hal yang wajar terjadi. Sebab, aturan pencegahan yang telah diputus pemerintah tidak diterapkan dengan baik.

Salah satunya adalah aturan bagi para penumpang pesawat untuk menjalani tes corona sebelum bepergian.

Mereka membawa bukti surat bebas corona, sudah menjalani tes dan tidak terinfeksi virus corona.

Tapi di lapangan ditemui adanya praktik-praktik culas. Para penumpang pesawat banyak yang tidak menjalani tes dan memilih untuk membeli surat bebas corona.
“Harganya Rp 300 ribu. Lah pantas saja penderita Covid-19 bisa makin meningkat. Piye iki Kangmas Jokowi,” tuturnya Kamis (7/1/2021).

Dia menemukan tidak sedikit calo penjual surat hasil rapid test tanpa melalui proses tes di bandara di Indonesia. Harganya berkisar antara Rp 150 hingga Rp 300 ribu.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak membeli surat yang ditawarkan oleh calo karena bisa berbahaya dan meningkatkan sebaran corona.

Ini salah satu penyebab kenaikan kasus positif Covid-19 meningkat drastis sejak masa-masa liburan di Desember dan November, bahkan lonjakan tajam terjadi awal tahun ini.

Kasus covid bagaikan sebuah atraksi sirkus yang bisa menjadi tontonan dan menghasilkan rupiah. Belum lagi menjadi santapan politik negeri ini.

Kini presiden akan melakukan vaksinasi terhadap 5,8 jt rakyat tahap awal. Ia sendiri akan menjalani suntik vaksin pada 13 Januari 2021.

Itu merupakan upaya juga yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus. Semoga program ini menjadi penutup berbicara tentang covid. Jangan ada yang berpraktek kerdil. Sebagaimana ada praktik culas di surat covid. Ingat pesan Pak SBY, pemerintah harus berhasil melakukan vaksinasi. ( tarmilin usman )

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...