Breaking News

Terapkan Protokol Kesehatan

Ponpes Ma’had Daarut Tahfizh Kembali Belajar Tatap Muka

Ponpes Ma’had Daarut Tahfizh Kembali Belajar Tatap MukaFOTO: Rusli Ismail
Pemeriksaan suhu tubuh santri Ponpes Ma’had Daarut Tahfizh Intensif.

Banda Aceh,BERITAMERDEKA.net - Proses belajar mengajar tatap muka di Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’had Daarut Tahfizh Intensif Banda Aceh, baik putra maupun putri di Ajun Jumpet, Aceh Besar sudah mulai kembali aktif sejak, Minggu (9/8/2020) ba’da Magrib.

Para santri mulai kembali berdatangan. Mereka diperiksa dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Proses belajar mengajar sistem pembelajaran tatap muka di Ponpes kembali aktif.

Situasi pandemi Covid-19, proses belajar mengajar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap santri yang baru datang ke Ponpes ini wajib mengenakan masker dan dicek suhu tubuhnya.

Pimpinan Ma’had Daarut Tahfizh, Ustaz Zulfikar, membenarkan mulai aktifnya aktivitas belajar di ponpes yang dipimpinya itu, setelah sebelumnya para santri menjalani masa libur Lebaran Idul Adha 1441 Hijriyah sejak 28 Juli hingga 9 Agustus 2020.

"Untuk proses belajar di Ponpes sudah kita mulai terhitung sejak, Minggu 9 Agustus 2020, ba’da Magrib. Kita terapkan protokol kesehatan dengan sebaik mungkin, "katanya di sela-sela kesibukannya memantau kedatangan para santri di Ponpes setempat.

Meski sudah dimulainya proses belajar mengajar, namun ditegaskannya ada kelonggaran kepada para santri yang memang belum bisa datang ke Ponpes.

"Kami tidak memaksa dan sudah ada edarannya, bila ada santri yang sakit, yang tidak bisa ke pondok dipersilahkan menghubungi wali kelasnya masing-masing," katanya.

Jadwal kedatangan para santri di Ponpes tersebut, Minggu ini ba’da dhuhur hingga ba’da Ashar. Mereka dikelompokan dan diatur menurut daerah regional masing-masing.

Para santri diantar langsung keluarganya masing-masing dengan menggunakan kenderaan pribadi. Selain itu, setiap santri wajib membawa surat keterangan sehat. Sebelum masuk harus melalui pemeriksaan suhu tubuh.

Salah satu santri, Miftahul mengatakan, selama libur tiga bulan akibat pandemi Covid 19, tetap melakukan kegiatan belajar keagamaan di rumah. Santri asal Desa Lamlagang, Banda Aceh tersebut adalah santri tahun ajaran baru 2020 di Ponpes Ma’had Daarut Tahfizh Intensif.|Rusli Ismail |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...