Breaking News

Polres Aceh Timur Gelar Simulasi New Normal

Polres Aceh Timur Gelar Simulasi New Normal
Simulasi New Normal

Aceh Timur, BERITAMERDEKA.net - Dalam rangka penerapan New Normal dalam segala aspek kehidupan sosial masyarakat, sesuai yang diintruksikan Presiden RI Joko Widodo dimulai pada 1 Juni 2020.

Polres bersama dengan Kodim 0104 Aceh Timur melaksanakan simulasi penerapan New Normal di Terminal Kota IDI Rayeuk, Jumat 29 Mei 2020.

Menurut Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, masyarakat belum memahami sejatinya New Normal itu, malah sebahagian besar menganggap new normal adalah hidup bebas seperti sebelum Covid-19 menjadi pandemi.

“Penerapan New Normal atau tatanan hidup baru merupakan penyesuaian kehidupan masyarakat dengan kondisi pandemi Covid-19,” papar Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H saat memberikan arahan kepada petugas simulasi yang terdiri dari Polres Aceh Timur, Kodim 0104/Atim, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur (Dinas Kesehatan, Sat Pol PP dan  BPBD).

Menurutnya, masyarakat harus disiplin, tetap mengunakan masker, cuci tangan dan menjaga jarak, dalam melaksanakan rutinitas sehari harinya.

Dijelaskan, New Normal juga berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena sistem new normal tidak lagi membatasi domisili warga.

“Penerapan new normal akan dilakukan pada 1 Juni 2020, karena dilakukan uji coba dulu. Kita pilih terminal Idi  karena cukup padat, oleh karena itu kami minta semua petugas untuk mematangkan simulasi ini sehingga masyarakat betul betul paham penerapan new normal ini.” Tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro,S.I.K,.M.H.

Sementara itu, pelaksanaan simulasi di terminal Idi, Kabag Ops Polres Aceh Timur AKP Salmidin, S.E memberikan penjelasan kepada sejumlah warga pengemudi angkutan umum, kapasitas angkut armada transportasi tidak boleh melebihi 50 persen dari kemampuan armada. Misalnya minibus 20 tempat duduk maka daya angkut maksimal hanya 10 penumpang. Selain itu, di terminal saat tertentu mampu menampung 200 orang maka yang diperbolehkan masuk hanya 100 orang saja.

Lebih lanjut dikatakan AKP Salmidin, semua tempat yang berpotensi terjadi kerumunan orang akan dilakukan simulasi supaya bisa dilakukan evaluasi yang lebih baik.

“PSBB maupun new normal memiliki kesamaan yaitu melakukan protokol kesehatan. Sejumlah aktivitas sosial mulai dilonggarkan. Untuk bepergian, misalnya, surat tugas untuk tidak lagi menjadi keharusan mutlak, asalkan protokol kesehatan dijalankan.” demikian Salamudin.| syafrul |

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...