Breaking News

Polisi Ringkus Oknum PNS Aceh Timur Curi Puluhan HP di Langsa

Polisi Ringkus Oknum PNS Aceh Timur Curi Puluhan HP di Langsa

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
Puluhan ponsel dari toko Malik Ponsel di Gampong Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota dicuri oleh oknum PNS Pemkab Aceh Timur NR (37) warga PB Seulemak, Kecamatan Langsa Baro.

Kapolres Langsa, melalui Kasatreskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo, SIK, saat konferensi pers, Senin (24/08/2020) mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/127/VIII/RES.1.8./2020/Aceh/Res Langsa, tanggal 14 Agustus 2020.

Dikatakan lebih lanjut, berdasarkan laporan polisi dan Informasi dari masyarakat Unit Opsnal Reskrim Polres Langsa melakukan penyelidikan. Sekira pukul 15.00 wib, Rabu (19/08/2020) tersangka ditangkap di doorsmeer Gampong Alue Beurawe, Kecamatan Langsa Barat.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan ditemukan barang bukti 50 handphone berbagai merk, dua gunting stanlist, tiga baju kaos, satu celana panjang, satu tas ransel hitam dan uang tunai Rp.3.950.000,-.

Dijelaskan Kasat mengenai kronologi pencurian, NR melakukan pencurian pada Jum’at (14/08/2020) sekira pukul 04.15 Wib dini hari melalui rumah kosong sebelah toko dan kemudian naik keatas ruko membuka seng bagian atas dengan menggunakan sebuah gunting.

Selanjutnya, masuk dan merusak plafon toko tersebut dan kemudian mengambil 57 handphone berbagai merk, accecoris handphone lalu masukkan ke tas ransel warna hitam.

Kemudian, NR keluar dari pintu toko Malik Ponsel, saat itu aksinya terekam CCTV yang ada didalam ruko.

Sementara itu secara bersamaan dalam konferensi pers tersebut, polisi juga berhasil mengamankan pelaku tindak pidana pencurian di Toko Galery Era Umasyah Jalan Ahmad Yani Gampong Paya Bujok Langsa Baro, Kamis, (30/06/2020) bulan lalu.

Tersangka IV (28) mencuri HP pemilik toko yang sedang tertidur dan melarikan diri dengan sepeda motor.

Selain menangkap pelaku, berhasil mengamankan barang bukti berupa, 1 unit handphone merk Oppo type A37F dan 1 unit sepeda motor Yamaha N- MAX warna hitam.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya dan pelaku dan BB di Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku diancam dengan Pasal 362, 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 dan maksimal 9 tahun tahun penjara tentang pencurian dengan barang bukti diamankan di Mapolres Langsa," demikian kasat.( syafrul )

Sponsored:
Loading...