Breaking News

Plt. Kadinsos Aceh Ingatkan Maraknya Adopsi Anak Tanpa Prosedur

Plt. Kadinsos Aceh Ingatkan Maraknya Adopsi Anak Tanpa Prosedur

Banda Aceh, BERITAMERDEKA.net- Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Devi Riansyah, A.Ks, M.Si mengingatkan tentang masih banyaknya penyimpangan yang terjadi dalam masyarakat atas pelaksanaan adopsi anak. Penyimpangan tersebut berupa adopsi tanpa prosedur yang benar, pemalsuan data, dan perdagangan anak.

Hal itu disampaikan Devi Riansyah saat membuka kegiatan “Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Adopsi Anak” angkatan pertama di salah satu hotel di Banda Aceh, Senin kemarin. Kegiatan ini diikuti para Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

“Untuk itu perlu pengaturan lebih lanjut tentang pelaksanaan pengangkatan anak, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh masyarakat yang dituang dalam bentuk peraturan pemerintah,” kata Devi Riansyah.

Menurut Devi, peraturan pemerintah dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan yang mencakup ketentuan umum, jenis pengangkatan anak, syarat-syarat pengangkatan anak dan tata cara pengangkatan anak, bimbingan dalam pelaksanaan pengangkatan anak, pengawasan dalam pelaksanaan pengangkatan anak dan pelaporan.

“Kenyataan yang kita jumpai sehari-hari di dalam masyarakat masih banyak dijumpai anak-anak yang hidup dengan kondisi yang tidak menguntungkan, dimana banyak ditemukan anak jalanan, anak terlantar, yatim piatu dan anak penyandang disabilitas dengan berbagai masalah, yang memerlukan penanganan yang serius dari berbagai pihak,” katanya.

Ditambahkannya, pemerintah berkomitmen  memberikan perlindungan terhadap anak dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Undang-undang ini mengatur tentang berbagai upaya yang dilakukan dalam rangka perlindungan pemenuhan hak-hak dan peningkatan kesejahteraan anak, salah satunya solusi untuk menangani permasalahan anak dengan memberikan kesempatan bagi orang tua yang mampu untuk melaksanakan pengangkatan anak, ujarnya lagi.

“Mengingat masih banyaknya penyimpangan dalam masyarakat terhadap adopsi anak, maka perlu pengaturan tentang pelaksanaan pengangkatan anak, baik yang dilakukan pemerintah maupun masyarakat," tutup Devi. |*|

Editor:
Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...