Breaking News

Bank Aceh

PKS Kunjungi Habib Rizieq, Dukung Pernyataan Revolusi

PKS Kunjungi Habib Rizieq, Dukung Pernyataan Revolusi

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama rombongan mengunjungi kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Barat.

Dalam kunjungan itu, Syaikhu yang didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf dan Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi menegaskan mendukung revolusi akhlak.

Pada mulanya Syaikhu berbicara soal kepulangan habib Rizieq Shihab. Menurutnya, kepulangan Habib Rizieq Shihab itu begitu luar biasa karena mendapat sambutan dari masyarakat terutama para pengikutnya. Hal itu dibuktikan saat penjemputan di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 November lalu.

“Ya alhamdulillah kepulangan imam besar ini luar biasa dan sambutan umat juga sungguh sangat luar biasa karena sangat merindukan kehadiran imam besar di Indonesia ini,” kata Syaikhu.

Syaikhu berharap tak ada lagi setelah ini kriminalisasi terhadap Habib Rizieq Shihab. Sehingga Rizieq bisa melaksanakan dakwah dengan baik.

“Tentu saja saya berharap bahwa sebagai anak bangsa imam besar Mohammad Rizieq Syihab ini terus memiliki hak-haknya tidak dikriminalisasi ya sehingga betul-betul beliau bisa melaksanakan dakwah dengan sebaik-baiknya,” ucap Syaikhu.

Adapun terkait dengan misi revolusi akhlak yang dibawa oleh Rizieq, Syaikhu menegaskan mendukung revolusi akhlak Rizieq Syihab.

“Bahwasanya memang revolusi akhlak ini salah satu bagian yang memang harus ditempuh oleh kita semuanya apa yang diserukan imam besar ini terkait dengan revolusi akhlak saya kira mencontoh dari apa yang sudah dilakukan Rasulullah SAW,” kata dia.

“Itulah semangat yang saya tangkap dalam membangkitkan umat ini karena kita lihat fenomena sekarang justru banyak umat ini mulai menjauh dari akhlakul karimah, inilah prioritas sehingga perlu dilakukan revolusi akhlak agar bisa lebih survive,” tambah dia.

Menurut Syaikhu, eksistensi bangsa tergantung dari akhlak para anak bangsa. Jika anak bangsa tidak mempunyai akhlak yang baik, maka Indonesia tidak akan bisa bertahan.

“Jadi eksistensi bangsa tergantung akhlak anak bangsanya. Jika terjaga dengan baik maka akan survive Indonesia, tetapi ketika ditinggalkan jangan harap eksistensi bisa terjaga ini yang saya tangkap dari semangat Habib Rizieq,” tutup dia.(*).

Sumber:Naviri
Sponsored:
Loading...