Breaking News

Bank Aceh

Pijay Bangun Jalan dari Dana DOKA Senilai Rp11,5 Miliar

Pijay Bangun Jalan dari Dana DOKA Senilai Rp11,5 MiliarFOTO: Istimewa
Pengerjaan jalan

Lueng Putu,BERITAMERDEKA.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mulai melaksanakan pembangunan jalan dan jembatan baru yang melintasi jalan bekas rel kereta api mulai dari Simpang Blang Galu – hingga Pasar Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru.

Untuk merealisasikan pembangunan jalan baru sepanjang lebih kurang 800 meter dan jembatan dengan lebar 14 meter dan panjang 26 meter di atas tanah PT. KAI itu. Pemkab Pidie Jaya telah mengalokasikan anggaran melalui Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) anggaran 2020 senilai Rp11,5 miliar.

Pembangunan itu meliputi untuk pembangunan jembatan senilai Rp9,5 miliar dan pembukaan serta pengerasan jalan senilai Rp2 miliar.

Selain menganggarkan anggaran untuk pembangunan dan pembukaan jalan baru dan jembatan itu, Pemkab Pidie Jaya juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk kompensasi biaya pembongkaran dan pemindahan barang-barang milik 45 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Keude Likot, Keude Lueng Putu.

Bupati Pidie Jaya, H Aiyub Abbas mengatakan, pembukaan jalan baru dari Simpang Blang Gapu hingga ke Pasar Keude Lueng Putu dilakukan adalah untuk menghindari kemaceten di jalan lintas nasional Banda Aceh – Medan, dari Pasar Lueng Putu hingga ke depan Mesjid Keude Lueng Putu.

Sebelumnya, Plt Sekda Pidie Jaya, Ir Jailani Beuramat mengatakan, terdapat beberapa kategori masyarakat terdampak pembangunan jalan dan jembatan tersebut, yang akan memperoleh kompensasi, antara lain pemilik rumah yang menempati rumah di sana memperoleh Rp20 juta, penyewa Rp15 juta, pemilik rumah tapi rumah mereka disewakan Rp5 juta, dan penyewa yang tak memiliki KTP Pidie Jaya diberikan kompensasi Rp3 juta.

Rumah 43 KK Digusur

Akibat dari dampak pembukaan jalan baru dan pembangunan jembatan tersebut sehingga membuat 43 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal, setelah rumah mereka terpaksa digusur.

Namun demikian Bupati Pidie Jaya, yang meninjau langsung lokasi pembangunan jalan dua jalur di Keude (Pasar) Lueng Putu, Bandar Baru, Pidie Jaya, memastikan tersedianya lahan di lokasi proyek.

Pemkab Pidie Jaya memastikan tidak ada ganti rugi lahan bagi pemilik rumah yang tergusur, karena ke 43 45 KK yang selama ini menempati lokasi tersebut adalah tanah milik PT KAI.

”Karenanya, Pemkab Pidie Jaya, hanya memberi kompensasi kepada warga yang terdampak penggusuran tersebut," ujar Jailani.| Rusli Ismail |.

Sponsored:
Loading...
Loading...