Breaking News

Peta Calon Kapolri Berubah, Dua Kader Idham Azis Sangat Kuat

Peta Calon Kapolri Berubah, Dua Kader Idham Azis Sangat Kuat

Jakarta, BERITAMERDEKA.net - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, peta persaingan calon Kapolri berubah.
Pasalnya, Kapolri Idham Azis melakukan perubahan besar-besaran di internal Polri.

Salah satunya ialah melengserkan Nana Sudjana dari kursi kapolda Metro Jaya karena dianggap lalai menegakkan protokol kesehatan.

Sebelum dilengserkan, Nana dianggap sebagai salah satu calon terkuat untuk menggantikan posisi Idham Azis.

Selain itu, Idham Azis juga mencopot Rudy Sufahriadi dari jabatannya sebagai kapolda Jawa Barat.
Menurut Neta, mutasi besar-besaran yang dilakukan Idham membuat figur potensial tergusur.

“Ada juga figur baru yang muncul dan berpeluang masuk bursa calon Kapolri pengganti Idham Azis,” kata Neta kepada GenPI.co, Rabu (25/11).

Neta menjelaskan, rotasi besar-besaran kali ini dilakukan dalam tiga bagian.

Bagian pertama ialah setelah Presiden Joko Widodo alias Jokowi “berteriak” usai melihat kerumunan pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq dibiarkan. Korban dari rotasi itu ialah Nana dan Rudy.

“Bagian kedua rotasi diakibatkan banyaknya perwira polri yang pensiun, mulai dari pamen hingga pati,” sambung Neta.

Bagian ketiga mutasi diakibatkan adanya puluhan pamen Polri yang mengikuti pendidikan Sespimti.

“Dalam mutasi ini ada sejumlah orang Idham Azis yang bergeser ke posisi strategis, antara lain menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jatim,” ujar Neta.

Merujuk pernyataan Neta, Fadil Imran dan Nico Afinta memiliki peluang besar menjadi Kapolri.

Sebab, Fadil saat ini menjabat sebagai kapolda Metro Jaya, sedangkan Nico merupakan kapolda Jatim. (*)

Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...