Breaking News

Personil Damkar Tuntut Kalak BPBD Aceh Selatan Dicopot

Personil Damkar Tuntut Kalak BPBD Aceh Selatan Dicopot
Personil Damkar Aceh Selatan, demo di halaman kantor Bupati Aceh Selatan. (Foto Yati)

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net- Puluhan personil Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Selatan, demo mendesak  Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran agar segera mencopot  Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan,  Cut Syazalisma S.STP. Demo tersebut di Kantor Bupati Aceh Selatan, Jumat (16/04/2021).

Adapun alasan personil Damkar demo, yakni, selama ini pimpinan Kalak BPBD Aceh Selatan--honor tidak sesuai bayaran, kerja kantor dikaitkan dengan kerja pribadi dengan ancaman kalau tidak dikerjakan akan dipecat bagi yang honor dan dipindahkan bagi yang PNS.

Zulfan Efendi koordinator unjuk rasa mengatakan, Kalak BPBD segera dicopot dari jabatannya karena tidak mempunyai sifat manusiawi terhadap bawahan.

"Begitu juga honor yang sudah ditandatangani selama dua bulan tetapi yang diberikan hanya satu bulan saja, dan satu bulannya lagi tidak diberikan, kami sangat tertekan," ungkapnya.

"Seharusnya lepas piket teman-teman sudah bisa beristirahat dirumah, tapi malah ditelpon disuruh balik menghadap ke kantor dalam keadaan belum sarapan pagi dan belum jumpa keluarga".

Tahun 2019 bulan tiga Hut Damkar ke-100 diadakan kompetensi penilaian tiap pos harus bersih, dan akan diberikan hadiah berupa uang, juara pertama pos Bakongan dengan nilai Rp 3 jt, juara kedua pos Meukek dengan nilai Rp 2 jt, juara ketiga Sawang, dengan nilai Rp 1.5 jt, tapi sampai hari ini, uang yang dijanjikan belum diterima sepersenpun, sebutnya.

Lanjutnya, kerja pribadi dikait-kaitkan dengan pekerjaan dinas, sementara selama ini uang operasional banjir dan kebakaran rumah di Keude Rundeng belum dibayarkan.

"Kami tidak mau balik ke pos sebelum Cut Syazalisma diganti, karena kalau kami melihat dia dipos itu nanti, kalau tidak dia mati kami yang mati. Dadn lagi, seandainya ada salah satu rekan kami dipecat atau digeser, kami semua sepakat mengundurkan diri dari pekerjaan,” tegasnya.

Menyikapi persoalan tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Sekda Aceh Selatan, Ir. H. Said Azhar mengatakan, permintaan tersebut akan diteruskan secara tertulis kepada pimpinan, yaitu Bupati Aceh Selatan. |yati|

Editor:
Sponsored:
Loading...
Sponsored:
Loading...