Breaking News

Permintaan Sepi, Harga Lembu Turun

Permintaan Sepi, Harga Lembu Turun

Sibreh, BERITAMERDEKA.net – Dua pekan pasca meugang Idul Fitri 1441 Hijriyah, permintaan hewan ternak lembu di sejumlah pasar hewan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, sepi sehingga menyebabkan harga jual menurun tajam.

Seperti pantauan yang dilakukan BERITAMERDEKA.net, dalam pekan ini misalnya di Pasar Hewan Ulee Kareng dan Pasar Hewan Sibreh, sejumlah pedagang tampak tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas perdangannya, karena ternak lembu yang mereka punya tidak ada penawaran dari konsumen.

Beberapa Pedagang di Pasar Hewan Sibreh, Rabu 10 Juni 2020 yang merupakan pasar hewan terbesar di Kabupaten Aceh Besar mengatakan akibat sepinya pasaran hewan itu sehingga menyebabkan harga sapi menurun dengan kisaran Rp1,5 juta - Rp3 juta per ekor.

“Lembu yang biasanya dijual Rp15 juta, turun menjadi Rp12,5 juta atau Rp13 juta per ekor, “ sebut Ahmad pedagang sapi di Pasar Sibreh.

Selain harganya yang terus merosot, kata para pedagang itu, permintaannya pun sepi terkadang hampir sepanjang hari hanya paling laku satu atau dua ekor bahkan ada yang tak laku.

“Setiap hari pekan rata-rata jumlah sapi yang dipasarkan berkisar 200 ekor, namun yang terjual hanya sekira 20 sampai 30 ekor saja. Pembelinya berasal dari Sabang, Aceh Jaya, Meulaboh (Aceh Barat), Banda Aceh dan sekitarnya, “sebut pedagang lain.

Petugas Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) di pasar hewan, membenarkan permintaan dan pembelian hewan ternak di Pasar Sibreh saat ini sangat sepi sehingga harganya turun. 

“Sekarang memang sedang sepi permintaan, sehingga harganya turun,“ katanya. |rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...