Breaking News

Bank Aceh

Pencabutan Jam Malam Disambut Balap Liar

Pencabutan Jam Malam Disambut Balap Liar
Polisi saat bubarkan bali | foto ist

BANDA ACEH | BERITAMERDEKA.NET - Pencabutan jam malam membuat kebahagiaan tersendiri bagi sebagian anak muda di Banda Aceh dan Aceh Besar. Rasa syukur mereka itu dilampiaskan di jalanan dengan melakukan balapan liar.

Sontak saja, masyarakat disekitar lokasi yang dijadikan balapan liar ini geram. Selain mengganggu istirahat warga, juga sudah meresahkan karena bisa mengancam keselamatan jiwa bagi para pelaku balap liar dan juga para penonton yang memadari arena "Moto GP" ala gampong itu.

Karena mengundang keresahan tersebut, dengan cepat Patroli Kota dari Polresta Banda Aceh (Patko 10.32) dengan paksa harus membubarkan aksi balap liar yang terjadi di beberapa tempat di Banda Aceh dan kawasan pembatasan Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melui Kasat Sabhara, Kompol Yusuf Hariadi SH,mengatakan, pencabutan pemberlakukan jam malam ini di manfaatkan segelintir kawula muda untuk balap liar.

“Aksi balap liar dilakukan oknum pemuda dilakukan di seputaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa. Ini berdasarkan informasi dari warga setempat yang merasa terganggu akibat ulah mereka,” kata Kompol Yusuf Hariadi.

Mereka sudah sangat meresahkan warga setempat dan para pasien di RSUD Meuraxa. Disamping itu, aksi balap liar tersebut mengundang para penonton yang cukup ramai sehingga memadati jalan Soekarno Hatta sehingga terpaksa Patko 10.32 turun tangan untuk membubarkannya.

Setelah dilbubarkan, pelaku pembalap liar diamankan dan diserahkan kepada orang tua serta dilakukan peneguran untuk para orang tua agar melakukan bimbingan terhadap anaknya.

Kemudian, Lanjut Kasat Sabhara, Patko 10.32 kembali menerima aduan dari warga yang berada di kawasan Lampineung, Banda Aceh melaporkan bahwa aksi balap liar juga terjadi di depan SMU Negeri 4 Banda Aceh.

Tanpa menunggu lama, sekitar jam 03.30 WIB, personel Patko 10.32 kembali membubarkan aksi tersebut di kawasan jalan Panglima Nyak Makam, dan kembali menyerahkan para pelaku balap liar kepada orang tuanya.

“Kami mengharapkan kepada para pemuda, manfaatkan pencabutan jam malam ini untuk melaksanakan istirahat malam, mengingat pencegahan penyebaran virus corona ini dengan cara Physical Distanding atau menjaga jarak,” pungkas Yusuf Hariadi.| randa |

Sponsored:
Loading...
Loading...