Breaking News

Pemberhentian Unit Kerja SPBUN PTPN1, Pengurus Demisioner Dinilai Brutal

Pemberhentian Unit Kerja SPBUN PTPN1, Pengurus Demisioner Dinilai Brutal
Muslim A Gani

Langsa, BERITAMERDEKA.net -
"Kita akan bawa kasus ke ranah hukum atas Pemecatan secara brutal dan ilegal, tidak sah secara hukum, Mereka itu demisioner, pemecatan yang dilakukan terhadap pimpinan unit/basis SPBUN melanggar AD ART Serikat Pekerja itu," kata Muslim A Gani. Pada media ini, Rabu 13 mei 2020.

Menurutnya, Pemberhentian unit2 kerja SP.BUN PT.Perkebunan Nusantara I oleh Pengurus demisioner dinilai sangat brutal.

Selaku kuasa hukum dari pihak M Yakob dan kawan kawan, Direktur Lawfirm Atjeh Legal Consult Muslim A. Gani mempertanyakan sikap pengurus demisioner.

Menurutnya, pengurus unit/basis SP.BUN dibawah SPBUN Tingkat Perusahaan PT.Perkebunan Nusantara 1 dipilih dari dan oleh anggotanya.

"Anehnya ada apa dengan pengurus demisioner ini, kenapa harus memberhentikan secara brutal, saya menduga ada hal lain yang sangat penting untuk diselamatkan, bayangkan saja aturan AD /ART mereka langgar masih saja dinyatakan sah ini kan gila," kata Muslim lagi.

Dikatakan, SP.BUN Tingkat perusahaan harus tunduk pada AD/ART tak boleh brutal begitu, memecat sana memecat sini

Sementara itu, Muslim Agani telah melayangkan somasi yang kedua kepada manager PT.Perkebunan Nusantara 1 unit Kebun Baru untuk mencabut surat Manager No : KBR /P/108/2020 Tertanggal 14 April 2020 prihal iuran anggota dan hal ini sesuai dengan surat Direksi Nomor. 01.3.3/X/174/2020 tanggal 7 Februari 2020.

Ditambahkan, apabila Manager Kebun baru masih intervensi SP BUN basis Kebun Baru maka sungguh terpaksa ini dibawa keranah hukum tentu kalau keranah hukum perkaranya akan membias, apa boleh buat karena itu jalan terakhir bagi Pengurus Terpilih hasil Muslub tertanggal 18 februari 2020, untuk mencari keadilan demi tegaknya aturan.

Ditegaskan, kami ingatkan kepada Pengurus demisioner jangan lagi membuat manuver manuver yang bertentangan dengan hukum.

Tujuan organisasi ini untuk memberikan perlindungan pelayanan serta kesejahteraan anggota supaya mereka bisa bekerja dengan nyaman bukan menciptakan konflik2 baru dalam perusahaan, tugas Pengurus demisioner telah berakhir tidak boleh melakukan tindakan tindakan brutal yang bersifat mengganggu jalannya organisasi baik ditingkat unit/ basis maupun SP BUN Tingkat Perusahaan PT. Perkebunan Nusantara I .

Lebih lanjut dikatakan, kami minta kepada managemen PT. Perkebunan Nusantara 1 untuk bersikap netral dalam upaya menyelesaikan persoalan SPBUN baik ditingkat Perusahaan maupun Unit / Basis kerja.

Langkah langkah yang akan kami tempuh antara lain akan mengambil alih sekretariat SPBUN dan mempertahankan pengurus SP BUN tingkat unit / basis , tidak ada pemecatan pemecatan kami tetap pertahankan itu.

Dikatakan, karena pengurus SPBUN sekarang ini demisioner, karena itu akan membentuk SPBUN yang baru sesuai dengan AD ART dan semangat Organisasi secara legal yang di akui.

"Kami tidak sedang melakukan upaya hukum dengan PT. Perkebunan Nusantara 1, kami hargai kebijakan Direksi yang secara tegas menyatakan tidak mencampuri urusan internal SP BUN . Sampai adanya penyelesaian lebih lanjut," katanya menutup informasinya kepada media ini. | syafrul |

Sponsored:
Loading...
Loading...