Breaking News

Pegawai Honorer dan Tenaga Kontrak Harus Aktif Dalam Program BPJS

Pegawai Honorer dan Tenaga Kontrak Harus Aktif Dalam Program BPJS

Tapaktuan, BERITAMERDEKA.net- Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran diwakili Plt. Sekda Ir.H.Said Azhar, gelar Rapat Koordinasi Tidak Lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021, tentang Optimalisasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bersama BPJS ketenagakerjaan, bertempat di Ruang Rapat Setdakab. Aceh Selatan, Selasa (27/04/2021).

Acara tersebut dihadiri Kajari Aceh Selatan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Meulaboh dan Cabang Tapaktuan beserta Kepala SKPK.

Dalam Sosialisasi  Inpres, bupati meminta semua pihak mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas dan wewenang dalam mendukung implementasi program Jamsostek, termasuk membuat regulasi pendukung dan pengalokasian anggaran.

 Ia menyebutkan, pemerintah hadir bersama masyarakat dan melindugi masyarakat terutama bagi pegawai pemerintah yang masih berstatus honorer atau tenaga kontrak pemerintah, supaya dapat memiliki legalitas sehingga OPD dapat mengalokasikan anggaran bagi pendaftar honorer sebagai peserta program BPJS.

Dalam Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tersebut, juga diperlukan sinkronisasi regulasi terkait norma, standar, prosedur, dan kriteria pelayanan publik di daerah, untuk memastikan setiap orang terdaftar menjadi peserta aktif Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Selain itu diperlukan penyediaan akses data penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan untuk dapat dimanfaatkan sebagai data kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Terakhir, penyerahan Santunan Jaminan Kematian ( JKM ) secara simbolis kepada ahli waris alm. era ekawati dan ahli waris alm. Samsul Rizal masing-masing sejumlah Rp.42.000.000,00/orang oleh Kajari dan Plt. Sekda mewakili Bupati Aceh Selatan. |yati|

Editor:
Sponsored:
Loading...