Breaking News

Pedagang Dan Pembeli Di Banda Aceh Renta Covid-19, Mereka tak Pakai Masker

Pedagang Dan Pembeli Di Banda Aceh Renta Covid-19, Mereka tak Pakai Masker

Banda Aceh,BERITAMERDEKA.net – Pedagang di sejumlah pasar tradisional yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh renta terpapar Covid-19. Hal serupa juga beresiko terhadap para pembeli dan pengunjung pasar tersebut.

Pasalnya, sejumlah pedagang dan pembeli tersebut tidak mematuhi alias mengabaikan protokoler kesehatan dengan menggunakan masker saat melakukan transaksi atau aktivitas jual beli. Padahal, di Kota Banda Aceh juga sudah ada warga yang terkena wabah Covid-19.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota banda Aceh, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Banda Aceh malah kembali bertambah 30 orang, bertambah 7 orang dari pecan lalu. Disebutkan, total ODP kini menjadi 836 orang, namun 806 diantaranya telah selesai melakukan pemantauan

Pantauan BERITAMERDEKA.net, baik di pasar ikan dan di pasar sayur, Senin 18 Mei 2020, banyak pedagang dan pembeli yang tidak menggunakan masker.

Hal sama juga terjadi pasar-pasar yang menjual sembako dan pakaian lainnya, baik pedagang maunpun pembeli mencueki saja protokoler kesehatan itu.

BERITAMERDEKA juga sempat bertanya kepada salah seorang juru parkir (jukir) yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditemui di Pasar. Dia mengaku tidak memiliki masker.

Sementara, sejumlah pedagang, yang tidak memakai masker ketika ditemui, berdalih tidak ada bantuan masker diberikan kepada mereka. Baik pedagang maupun jukir, beralasan yang sama mereka mengaku belum mendapatkannya bantuan masker

Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman mengeluhkan sikap para pedagang di pasar ikan dan pasar sayur yang mengabaikan protokoler kesehatan dalam beraktivitas di luar itu.

Padahal, pihaknya selalu mengingatkan bahkan petugas sudah berulang kali mendatangi para pedagang dan mengimbau agar memakai masker. Namun banyak orang yang malah meminta masker. “Sudah capek kami menyempaikan imbauan, tapi banyak pedagang yang tidak mematuhinya, “ujar seorang petugas.

Meskipun demikain, pihaknya mengaku tak bosan-bosan menyampaikan imbauan kepada para pedagang dan masyarakat agar memakai masker setiap beraktivitas di luar rumah.

“Sampai saat ini, kami hanya sebatas menyampaikan imbauan dan belum bisa melakukan seperti yang di Medan, “tambahnya.

Wali Kota Banda Aceh, kembali mengingatkan warga terus waspada dengan mematuhi protokoler kesehatan (pencegahan penyebaran Cpvid-19 yang ada).

Sejak Sabtu 16 Mei 2020 kita sudah mulai berlakukan wajib masker, warga harus mematuhinya. Untuk itu perlu dukungan dan kerjasama guna memutuskan mata rantai corona ini, supaya situasi besi normal kembali dan kita bisa beraktivitas seperti biasa sebelumnya, kata Aminullah.

Disebutkan, pihaknya kembali menggelar razia masker, Senin 18 Mei 2020. Sebelumnya sudah dilakukan di kawasan Jalan Nasional Banda Aceh – Medan, di Kecamatan Lueng Bata, Simpang Mesra Darussalam (pintu masuk Banda Aceh dari arah Krueng Raya, Kab. Aceh Besar, dan Simpang Dodik arah masuk Banda Aceh dari Aceh Barat. | rusli ismail |

Sponsored:
Loading...
Loading...