Breaking News

Pasca Dipecat PDIP, Rismawaty Gugat Megawati

Pasca Dipecat PDIP, Rismawaty Gugat Megawati
Rismawaty Simarmata (tengah) didampingi Drs Saragi Tua Simarmata dan Tumpal Simarmata

Medan, BERITAMERDEKA.net, Rismawaty Simarmata akhirnya mencari keadilan dan kebenaran dengan melakukan gugatan ke PN Jakarta Pusat, setelah dipecat PDIP.

Hal itu dilakukan menyusul pemecatannya dari PDIP pada 25 Februari 2021 oleh Ketua Umum DPP PDIP, Hj Megawati Soekarnoputri.

"Bisa saja DPP PDIP dalam hal ini Ibu Hj.Megawati sebagai Ketua Umum tidak mengetahui apa sesungguhnya yang terjadi di DPC PDIP Samosir," ujarnya menjawab pertanyaan media ini, Sabtu 13/3/2021.

Rismawaty didampingi Drs Saragi Tua Simarmata, SE,Ak, MM, mantan Sekjen Paguyuban Simarmata se Indonesia dan Ketua Simarmata DPW Kota Medan, Ir Tumpal Simarmata menyebutkan melalui Surat Verifikasi yang sudah dilayangkan ke DPP PDIP diharapkan bisa terang benderang masalahnya.

"Namun sampai saat ini belum ada jawaban sehingga dilakukan gugatan melalui kuasa hukumnya. Padahal Risma sangat loyal kepada partainya. Ini terbukti saat pencalonan bupati kemarin dia mundur supaya tidak terganggu suara PDIP kepada kandidat yang diusung partainya tersebut," ucap Saragi.

Rismawaty sebelumnya Wakil Ketua DPC PDIP Samosir. Tahun 2014 -2019, Ketua DPRD Samosir dan 2019 -2024 Anggota DPRD Samosir

Dia menjelaskan gugatan yang didaftarkannya ke PN Jakarta Pusat tersebut dengan Nomor Perkara 159/Pdt.Sus-Parpol/2021/PN Jkt.Pst.

Seperti dilansir Kompas.com, selain Megawati, gugatan tersebut juga ditujukan kepada Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Ketua DPD PDI-P Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat, dan Ketua DPC PDI-P Samosir Sorta Ertaty Siahaan.

Dalam petitum gugatannya, Rismawaty meminta majelis hakim membatalkan pemecatannya, baik sebagai kader PDI-P maupun sebagai anggota DPRD Kabupaten

Sebelumnya diberitakan Rismawati Simarmata dipecat dari keanggotaan PDIP pada Kamis (25/2/2021).Terdapat enam hal yang menjadi pertimbangan dalam pemecatan tersebut.

Salah satunya, pada poin nomor 6 menyebutkan bahwa Rismawati Simarmata melakukan pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan, dan garis kebijakan partai yang merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai.(Bachtiar A)



Iklan BM Bank Aceh
Sponsored:
Loading...
Iklan BM DPRA
Sponsored:
Loading...